Laporkan Masalah

PERUBAHAN SOSIAL DI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN MINO NGUDI LESTARI DESA MAGUWOHARJO KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN

RATNA WULANDARI , Ir. Hery Saksono, M.A ; Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D. ; Anes Dwi Jayanti, S.Pi., M.Agr.

2016 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANAN

Mino Ngudi Lestari adalah Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) di Kabupaten Sleman yang usianya lebih dari 10 tahun. Dalam rentang waktu yang cukup panjang tersebut, dimungkinkan terjadi perubahan sosial dalam kelompok, yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sosial KPI Mino Ngudi Lestari dalam aspek organisasi, interaksi sosial dan pranata sosial. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada bulan April sampai Juni 2016. Data primer dikumpulkan dari seluruh anggota KPI (28 orang) menggunakan metode sensus, sedangkan data sekunder dengan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam aspek organisasi terjadi perubahan dalam struktur dan pembagian kerja pengurus. Struktur yang semula sederhana berubah menjadi kompleks, sedangkan pembagian kerja menjadi lebih spesifik. Disamping itu, partisipasi anggota dalam aktivitas kelompok menurun, ditunjukkan dengan penurunan jumlah anggota yang hadir pada pertemuan rutin selapanan (rerata dihadiri 60% anggota) dan kerja bakti. Dalam aspek interaksi sosial, antar anggota kelompok interaksinya menurun, sedangkan dengan pihak luar (KPI lain, PPL, dan tengkulak) tidak berubah. Pranata sosial mengalami perubahan. Sejak berdiri sampai dengan tahun 2007, aturan dalam kelompok didasarkan atas kesepakatan lisan. Mulai tahun 2008 sampai penelitian dilakukan aturan dituangkan dalam bentuk AD ART tertulis. Pranata sosial lainnya, yaitu gotong-royong dalam pembuatan kolam, berubah menjadi kerja individu menggunakan buruh upahan. Faktor penyebab perubahan sosial di KPI yaitu usia anggota, lingkungan, status kepemilikan lahan, alih fungsi lahan, intervensi pemerintah, Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina DPPU Adisutjipto, dan keberadaan usaha pengolahan ikan.

Mino Ngudi Lestari is a Fish Farmers Group (KPI) in Sleman that have been existed for more than 10 years. In that time, social changes is possible within the group, which is interesting to study. This study aims to know the social changes of Mino Ngudi Lestari in the organizational, social interaction and social institution. Field data collection was conducted during April until June 2016. Primary data was collected from all members of the KPI (28) by using census method, while secondary data was collected from study documents. The results showed that in the aspect of organizational changes in the structure and division of labor. The original simple structure which turned into complex, while the division of labor to be more specific. In addition, the participation of members in the group decreased, indicated by a decrease in the number of members present at selapanan (monthly regular meeting) and voluntary work. In the aspect of social interaction, interaction between group members has decreased, while with the outsiders (another KPI, PPL and broker) have not changed. The social institutions has changed. Since its establishment until 2007, the groups rules is based on an oral agreement. Since 2008, the rules were based on Articles of Association. The other social institutions change were showed in the construction of ponds, changed from communal resiprocal relationship into individual work using wage labor. Factors that caused the social change in KPI Mino Ngudi Lestari are age, environment, status of land tenure, land conversion, local government intervention, Corporate Social Responsibility (CSR) of PT. Pertamina DPPU Adisutjipto, and the presence of fish processing business.

Kata Kunci : perubahan sosial, kelompok pembudidaya ikan, Kabupaten Sleman/ fish farmers group, Regency of Sleman, social change

  1. S1-2016-331828-abstract.pdf  
  2. S1-2016-331828-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-331828-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-331828-title.pdf