Laporkan Masalah

Monitoring Daya Dukung Lingkungan Berbasis Jasa Ekosistem (Rekreasi dan Ecotourism) Tahun 2000 dan 2015 Menggunakan Citra Landsat (Lokasi Kabupaten Badung Bagian Barat, Provinsi Bali)

UMI VARICA SUMADYANTI, Drs. Zuharnen.,MS; Dr. Prima Widayani.,S.Si.,M.Si

2016 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Perkembangan pariwisata di Indonesia khususnya sebagian Kabupaten Badung, Provinsi Bali merupakan daerah yang terkenal memiliki potensi wisata yang tinggi. Tingginya potensi wisata tersebut tentunya berdampak pada perkembangan pembangunan infrastruktur dan fasilitas penunjang kegiatan pariwisata. Pembangunan infrastruktur tersebut tentunya sedikit banyak berpengaruh terhadap kondisi penggunaan lahan di daerah penelitian. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi dalam rentang waktu tahun 2000 ke tahun 2015 dapat berpengaruh terhadap kondisi daya dukung lingkungan yang dalam hal ini terkait penyediaan jasa ekosistem rekreasi dan ecotourism. Daya dukung jasa ekosistem merupakan kemampuan suatu lingkungan ekosistem yang diwujudkan dalam bentuk jasa ekosistem berupa jasa rekreasi dan ecotourism. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi sebaran dan perubahan daya dukung jasa ekosistem rekreasi dan ecotourism tahun 2000 ke tahun 2015. Daya dukung lingkungan jasa ekosistem rekreasi dan ecotourism dapat dihitung berdasarkan aspek penggunaan lahan dan landscape (bentang lahan) menggunakan metode penginderaan jauh yakni menggunakan citra Landsat 7 ETM+ dan 8 OLI serta menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk memperoleh nilai kepentingan. Berdasarkan nilai kepentingan yang diperoleh dari panel pakar untuk masing-masing elemen penggunaan lahan dan bentang lahan tersebut dibuat matrik pairwise. Nilai yang diperoleh dari matrik pairwise comparison tersebut akan menghasilkan skor/bobot dari masing-masing elemen untuk memperoleh Indeks Jasa Ekosistem (IJE) Rekreasi dan Ecotourism di sebagian Kabupaten Badung. Hasil perhitungan IJE pada tahun 2000 menunjukkan bahwa distribusi penyediaan IJE yang tinggi dominan dibagian Barat daerah penelitian sedangkan pada tahun 2015 penyediaan IJE yang tinggi dominan berada di bagian Selatan daerah penelitian. Distribusi IJE pada kelas tinggi dominan berada pada bentanglahan pantai, dataran aluvial dan dataran kaki gunung api dengan dominan penggunaan lahan berupa sawah dan bangunan bukan permukiman. Distibusi kelas sedang dimiliki oleh penggunaan lahan berupa bangunan permukiman, dan lahan terbangun lainnya. Sedangkan kelas rendah dominan berada pada penggunaan lahan kebun campur, dan semak belukar. Kata Kunci : Indeks Jasa Ekosistem Rekreasi dan Ecotourism, penggunaan lahan, landscape (bentang lahan), penginderaan jauh, AHP

Tourism development in Indonesia especially in Badung district, Bali province is a known area to have a high tourism potential. The high potential of tourism in Badung affected the development of infrastructure and support facilities for tourism activities. The development of those infrastructure more or less will affected landuse in research area. Landuse changes that occured within 2000 to 2015 could influence the condition of environmental carrying capacity, in this case, it is related to the provision of recreation and ecotourism ecosystem services. Carrying capacity of ecosystem services is the capability of environment which embodied in a form of ecosystem services which are recreation and ecotourism. The purpose of this research is to understand the distribution and carrying capacity of recreation ecosystem services and ecotourism changes within 2000 to 2015. Environmental carrying capacity of recreation and ecotourism ecosystem services could be calculated based on aspects of landuse and landscape using remote sensing methods. The data used in this research are Landsat 7 ETM+ and Landsat 8 OLI to rating scale using AHP (Anaytical Hierarchy Process). Based on the value of importance obtained from panel experts for each landuse and landscape element, was created Pairwise matrix. The value obtained from Pairwise matrix comparison generated a score of each element to obtain recreation ecosystem services index (IJE) and ecotourism in a part of Badung province The calculation results of IJE in 2000 showed that the high provision of IJE distribution are dominated in the western section of research area whereas in 2015 are dominated in the southern section of research area. The distribution of IJE on the high level are dominated in the beach landscape, alluvial plain, and vulcanic foot plain with dominated by rice fields and non settlement building. The distribution on the medium level are in settlement building and other building areas. The distribution on low level are in mixed farms and shrubs. Key words : AHP (Analytical Hierarchy Process), landscape, landuse, recreation and ecotourism ecosystem services index, remote sensing

Kata Kunci : Key words : AHP (Analytical Hierarchy Process), landscape, landuse, recreation and ecotourism ecosystem services index, remote sensing