ANALISIS PENGGUNAAN TERTINGGI DAN TERBAIK (HBU)Studi Kasus Atas Lahan Kosong di Kalimas Bekasi
TITO SUKIRNANDRIJO A, I Wayan Nuka Lantara, S.E., M.Si., Ph.D.
2016 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis HBU lahan milik PT Adhi Karya Properti di Kalimas Bekasi secara teknis, legal dan finansial, sekaligus menentukan properti komersial apakah yang memberikan nilai tertinggi sesuai HBU. Dalam penelitian ini digunakan 3 kriteria yang berguna sebagai alat uji kelayakan pada masing-masing alternatif pemanfaatan lahan yang memungkinkan. Kriteria tersebut adalah secara fisik memungkinkan, secara hukum diizinkan, secara finansial layak (feasible) dan menghasilkan nilai tertinggi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan pemodelan terhadap beberapa alternatif penggunaan properti. Data penelitian yang akan di analisis terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data pendapatan, sewa dan pengeluaran yang diajukan sebagai alternatif penggunaan, diperoleh dengan bentuk observasi properti sejenis, sedangkan data fisik yang meliputi luas lahan, bentuk lahan, lingkungan sekitar dan lain-lain di peroleh melalui observasi langsung. Data sekunder di peroleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi-instansi pemerintah di Bekasi serta dari situs resmi Bank Indonesia, google.com dan dari situs damodaran.com. Hasil penelitian ini memberikan beberapa opsi atau alternatif pemanfaatan lahan yang bisa digunakan, yaitu hotel, kondominium dan perkantoran. Berdasarkan beberapa alternatif tersebut, hanya satu alternatif properti yang dapat memberikan pemanfaatan terbaik dengan nilai tertinggi pada lahan tersebut, yaitu penggunaan single use kondominium dengan NPV sebesar Rp182.204.769.194 dan IRR sebesar 22,38 persen.
This study aimed to analyze HBU in vacant land owned by PT Adhi Karya Property located at Kalimas Bekasi based on technical aspects, legal, and financial as well as determine whether the commercial property that gives the highest value according HBU. In this study 3 criteria HBU using as a tool for testing the feasibility of each alternative land use is possible. Those criteria are: physically possible, legally permissible, financially feasible and produce the highest value. The methodology used in this study is to perform modelling of some alternative use of the property. In this research, the data to be analyzed consist of primary data secondary data. Primary data containing the incomes data, rent and expenditure that offered as alternative used, obtained from interview, while physical data containing size measure, tread form, topography, utility and others was obtained through direct observation. Secondary data was obtained from Statistical Center Organization (BPS) and local government institutions in Bekasi also from Indonesian Central Bank website, google.com and damodaran.com The study provides several options or alternative land use that could be used which is hotel, kondominium and office. The alternative property as the best use which can produce the highest value of the land, is a single used of kondominium with NPV IDR 182,204,769,194 and IRR 22.38 percent.
Kata Kunci : aspek teknik-legal-finansial, highest and best use, properti komersial/commercial property, highest and best use, technical-legal finansial aspects