Optimasi Jembatan Cable Stayed Dengan Bailey System
ANGGIT PRAMAYOGI, Akhmad Aminulah, ST, MT, Ph.D; Dr-Ing. Ir. Andreas Triwiyono
2016 | Tesis | S2 Teknik SipilJembatan sebagai sarana pendukung transportasi penghubung satu daerah dengan daerah lainnya. Jika transportasi suatu daerah terputus atau terisolasi, maka aktivitas ekonomi suatu daerah akan terganggu. Oleh karena itu, perlu di perencanaan jembatan yang dapat digunakan secara maksimal dengan pelaksanaan dan biaya rendah, serta mendapatkan panel dengan perkuatan kabel dengan bentang tengah yang lebar sehingga bisa mengurangi potensi kerusakan pilar jembatan akibat bencana alam, seperti banjir lahar atau banjir bandang, sehingga lebih effisien dan bisa digunakan untuk tanggap bencana Perencanaan jembatan tersusun dari panel bailey yang dikeluarkan oleh pabrik, dengan dan tanpa perkuatan kabel. Perbandingan dilakukan antara jembatan panel menggunakan perkuatan kabel dan jembatan panel tanpa perkuatan kabel dalam bentang yang sama, menggunakan jumlah lapis panel sesuai pedoman pabrik. Kondisi ini dianalisa dalam tiga bentang panjang, yakni 96 m, 105 m, dan 114 m. Analisa terdiri dari gaya batang, kabel, tiang, dan jumlah lapisan Bailey panel jembatan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tinggi pylon adalah 15 m untuk semua jembatan, yang membedakan adalah diameter pylon untuk setiap panjang jembatan. Panjang jembatan 96 m menggunakan Pylon berdiameter 500 mm, panjang jembatan 105m menggunakan pylon berdiameter 600 mm, dan panjang jembatan 114 m menggunakan pylon berdiameter 700 mm, dengan 2 kabel diameter 12,7 mm untuk setiap kabel. Hasil analisa menunjukkan bahwa jembatan panel menggunakan perkuatan kabel, 400 juta lebih murah dibandingkan jembatan panel tanpa perkuatan kabel, dengan panjang jembatan yang sama, hal ini karena jumlah lapisan panel. Sementara itu, jembatan panel menggunakan perkuatan kabel dibandingkan dengan tiga bentang jembatan panel simetris lebih mahal, karena ada tambahan tiang dan kabel, tapi lebih efisien karena dengan adanya tiang dan kabel bisa digukan pada sungai dengan bentang yang lebar.
Bridge as a means of transportation advocates connected one region to the other. If transportation of an area cut off or isolated, the economy activity of a region will be stuck. Therefore, it needs to be optimized in order to obtain planning bridges that can be used to the maximum with the implementation and low costs. Optimization is done using the panel bridge issued by the manufacturer, with additional cable and no cable. Panel bridge with a cable will compared with panel bridge without cable in equal span with a layer panel according to the rules, and also a panel bridge with a cable will be compared with the three-span bridge panel symmetrical with a number of layers panel. This condition is analyzed in three long-span, which is 96 m, 105 m, and 114 m. The analysis consist of element forces, wires, pylon, and the number of layers of Bailey bridge panel, in order to obtain maximum results. The pylon is 15 m height for all span, the different just in the diameter of the pylon for each span, for 96 m spans length using a pylon diameter 500 mm, for 105 spans length using a pylon diameter 600, and 114 m spans length using a pylon diameter 700 mm, with 2 wires diameter 12.7 mm for the cable. Results of the analysis showed that the panel bridge with cable is 400 bilion cheaper than panel bridge without cable, in the same of spans length, this is because the number of layers panel. While the panel bridge with a cable compared with the three-span bridge panel symmetrical with 1 layer panels, its more expensive, because there is an additional pylon and cables, but is more efficient because it has a central span is greater than 3 spans symmetrical in the same duration.
Kata Kunci : Panel, Spans, Cable, Cost, Duration