Laporkan Masalah

Pelaksanaan Bimbingan Magang pada Kantor Notaris di Kabupaten Sleman

SELVIA ELFIRA, Djoko Sukisno, SH, CN

2016 | Tesis | S2 Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan bimbingan magang pada kantor Notaris di kabupaten Sleman dan tanggung jawab Notaris dalam pelaksanaan tugas terhadap kerahasiaan jabatan terkait dengan bimbingan magang di kantornya. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris bersifat deskriptif, yaitu penelitian yang pada awalnya meneliti data sekunder berupa data yang diperoleh dari studi kepustakaan dan untuk kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data primer berupa data yang diperoleh secara langsung dari masyarakat. Seluruh data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan magang setiap kantor Notaris di Kabupaten Sleman mempunyai cara yang berbeda-beda dikarenakan belum adanya pedoman atau kurikulum yang mengatur hal tersebut, sehingga setiap kantor Notaris tidak mempunyai keseragaman dalam melakukan bimbingan. Peserta magang harus aktif dan mandiri dalam memperoleh ilmu berpraktek selama pelaksanaan magang berlangsung, selain dari faktor kesediaan Notaris dalam meluangkan waktunya. Notaris dalam melaksanakan jabatannya mempunyai kewajiban untuk menjaga dan merahasiakan isi akta yang dibuatnya. Notaris dalam melakukan bimbingan kepada peserta magang mempunyai tanggung jawab moral untuk mewujudkan Notaris yang baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kode etik Notaris.

This Study aimed to know and also to analyze how the guidance apprentice at notary office in Sleman Regency and actually the responsibility of notary related on tasks implementation to secrecy office related with guidance apprentice at office. Type of research is yuridical empiric in descriptive.This research is study examined secondary data in the form of obtained of study literature and to then followed by research on primary data in the form of obtained directly from the community. All data collected analyzed by a qualitative methodology. The results showed that the guidance apprentice at any office notary in Sleman Regency has a different ways because there is no guidlines to manage, so that any office notary have no similarity to doing guidance for apprentice. Participants apprentice to be active and self contained in received the practiced during the conduct of held, other than the willingness of the notary in spend their spare time. The notary in implementing his have an obligation to maintain and keep the deed made. The notary in conducting guidance to participants apprentice have a responsibility to embody be a good notary in accordance with the legislation and codes of ethics a notary.

Kata Kunci : Pelaksanaan Magang, Notaris, Peserta Magang