PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NASABAH BANK TERHADAP KEJAHATAN PEMBOBOLAN BANK
STEFFI NOERMAYANTI, DR. PARIPURNA, S.H., M.Hum., LL.M
2016 | Tesis | S2 ILMU HUKUM JAKARTATujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan memahami tentang hubungan hukum antara bank dan nasabah bank (2) Untuk mengetahui dan memahami lebih jauh dan menganalisis kejahatan pembobolan bank yang dapat mengakibatkan kerugian bagi Bank dan Nasabah. (3) Untuk mempelajari dan memahami serta berusaha menganalisis tentang tanggung jawab bank terhadap kerugian yang diderita nasabahnnya atas tindak kejahatan pembobolan bank yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian preskriptif analitis, yaitu mempelajari tujuan dibentuknya hukum dan mengkaji norma-norma hukum yang berkaitan dengan perlindungan bagi hak konsumen dengan menganalisis data sekunder dan didukung data primer mengenai berbagai masalah yang berkaitan dengan tanggung jawab bank selaku lembaga koorporasi maupun pihak - pihak terafiliasi (pihak - pihak intern bank). Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa 1. Hubungan yang paling utama dan lazim antara bank dan nasabah adalah hubungan kontraktual. Terhadap nasabah debitur, hubungan kontraktual tersebut berdasarkan suatu kontrak yang dibuat antara bank sebagai kreditur dan pihak debitur 2. Akibat dari pembobolan bank dapat mengurangi reputasi perbankan. Para pengusaha misalnya yang punya banyak uang bisa memindahkan uang mereka ke bank-bank luar negeri. Nasabah merupakan pihak yang sangat dirugikan jika terjadi nya pembobolan bank. Kerugian nasabah yang diakibatkan pembobolan yang dilakukan oleh orang dalam akan diganti oleh pihak bank. 3. Tanggung jawab bank terhadap kerugian yang diderita nasabahnya atas tindak kejahatan pembobolan bank yang terjadi dapat dilakukan dengan menggunakan Prinsip tanggung jawab berdasarkan kelalaian/kesalahan. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Nasabah Bank, Kejahatan Pembobolan Bank
The Objectives of the research are (1) to find out and understand the legal relationship between Bank and Bank customers (2) to discover, understand further and analyze the bank fraud crimes that could resulted losses for Banks and Customers. (3) to learn and understand As well as trying to analyze the responsibility of bank to the losses suffered by customers against bank fraud crimes that happening. This research is using prescriptive analytical methods which studying the purpose of establishment of the law and reviewing legal norms relating to the protection of the rights of customers by analyzing secondary data and is supported by primary data regarding several problems related to the responsibility of the bank as the corporate institution and affiliated parties (the bank's internal parties). The findings of the research concludes 1. The most common relationship between bank and customer is a contractual relationship. Regarding lending customers, the contractual relationship is based on a contract made between the Bank as the creditor and debtors 2. The effect of bank fraud crimes could reduces bank reputation. Entrepreneurs, for example, the wealthy ones could transfer their money out to banks abroad. The customers are the parties who bear a losses when there is bank fraud crimes. Losses due to fraud performed by internal rindividu will be covered by the banks 3. The responsibility of the bank to customers losses that is resulted by bank fraud crimes that is happened could be performed using responsibility principal based on negligence / error. Keywords: legal protection, customer bank, bank fraud crime ----------------------------------------- 1. Student of Master of Law programme of Universitas Gadjah Mada 2 Lecturer of Faculty of Law of Universitas Gadjah Mada
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Nasabah Bank, Kejahatan Pembobolan Bank