Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN PEMANFAATAN RUANG BERMAIN ANAK (OUTDOOR) DI PUSAT KOTA PEKANBARU

SURYANINGSIH, Bakti Setiawan ; Gunung Radjiman

2016 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan Daerah

Bermain merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari anak-anak. Seperti di kota Pekanbaru anak-anak juga membutuhkan bermain. Tetapi yang terjadi saat ini anak-anak yang tinggal dipusat perkotaan cenderung lebih memilih bermain di dalam rumah dengan gadget dan bermain di mall. Padahal pemerintah kota Pekanbaru telah menyiapkan taman-taman kota sekaligus sebagai taman bermain (outdoor) untuk anak-anak. Yang diantaranya adalah Taman Dharmawanita, Taman Kayu Putih, dan Taman Sail. Area disekitar taman-taman ini juga memiliki aktifitas mingguan yaitu program Car Free Day. Para orang tua memiliki antusias untuk mengikuti car free day dengan membawa anak-anak mereka, sehingga program car free day ini selain untuk memasyarakatkan olahraga juga memiliki ikatan yang kuat dengan aktifitas bermain anak-anak di ruang publik. Penelitian ini dilakukan di kota Pekanbaru dengan tujuan untuk dapat melihat kondisi yang terjadi pada kawasan ruang bermain yang ada di pusat kota. Khususnya pada saat atau momentum taman bermain digunakan secara optimal yaitu pada saat dilakasanakannya kegiatan Car Free Day. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi terhadap pemerintah kota sebagai stimulan dalam penetapan kebijakan terkait ruang bermain terutama yang bersifat publik Metode Penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study), yakni sebuah pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Disini peneiliti menggunakan wawancara dan terjun kelapangan langsung untuk mengamati kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Hasil penelitian ini adalah terdapat tiga faktor yang menentukan pemanfaatan ruang bermain, diantaranya bentuk kegiatan yang ada di ruang bermain tersebut, fasilitas-fasilitas yang ada dan aksesibilitas ke dalam lokasi tersebut termasuk didalamnya adalah car free day yang diadakan pemerintah setiap Minggu pagi. Pada saat car free day ini pemerintah memberikan pembebasan biaya untuk masuk kedalam kawasan ruang bermain yang ada di pusat kota dan menyediakan lapak untuk para PKL sehingga dapat mendukung kegiatan bermain, rekreasi dan olahraga yang ada didalamnya.

To play is something that cannot be separated from children. As in Pekanbaru, children also need to play. On the other hand, what happens now to these children who live in the downtown is, they prefer playing in their home with gadgets and playing in malls. The government of Pekanbaru city has provided city parks as well as the children play space (outdoor) including Dharmawanita Park, Kayu Putih Park and Sail Park. Areas around the parks also have weekly activities called Car Free Day. Parents have enthusiasm to follow this car free day activity by taking their children along, so this program becomes not only a program to promote sports but also a program that has a strong bond with children's play activities in public spaces. This research is held in the city of Pekanbaru and aims to be able to reveal what happens to the existing play space areas in the downtown especially at the moment when children play space are being used optimally. Car Free Day is being implemented on Sunday. This research is expected to be a recommendation to the city government as a stimulant in policies setting related to a play space especially for public. This research method used descriptive qualitative with a case study approach, which is a fact-finding with the correct interpretation. The researcher used interviews and plunged directly into the field to observe the real situation happened in the field. The results of this research show that there are three factors that influence the utilization of children play space including the form of the existing activities in the playrooms, the existing facilities, and the accessibility into the site including the car free day organized by the government every Sunday morning. When car free day, the government provide free entrance into the children play space area in the downtown and provides stalls for street vendors to support play activities, recreation and sport activities.

Kata Kunci : Ruang bermain anak, pemanfaatan ruang bermain, car free day /children play space, the utilization of play space, car free day

  1. S2-2016-370959-abstract.pdf  
  2. S2-2016-370959-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-370959-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-370959-title.pdf