EVALUASI MANAJEMEN KAS PADA PERUSAHAAN REAL
Galih Ryan Fawzie, Indra Bastian, Prof., Dr., M.B.A., CMA.,
2016 | Tesis | S2 AkuntansiCash is a King! keberadaan kas merupakan sumber kehidupan bagi perusahaan. Vitalnya peran aliran kas menjadikan perusahaan yang kuat harus memiliki dukungan dan sehatnya aliran kas. Selain itu, Kas adalah aset yang paling rentan untuk dialihkan dan digunakan secara tidak benar. Manajemen menghadapi dua masalah akuntasi untuk transaksi kas, yaitu: (1) menentukan kontrol yang tepat untuk mencegah dari berbagai transaksi yang tidak sah oleh petugas atau pegawai dan (2) menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk mengelola cash on hand dan transaksi kas dengan tepat. Berdasarkan pentingnya dan rentannya kas maka diperlukannya pengelolaan kas yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada PT XYZ. Adapun data dikumpulkan dengan cara melalui wawancara open-ended kepada Komisaris, HRD &Marketing Manager dan Accounting, observasi partisipatif dengan cara magang di perusahaan selama satu bulan, dan dokumentasi dengan mempelajari data, yaitu: srtuktur organisasi, flow chart, jobdescription, laporan keuangan tahun 2014 dan 2015 dan laporan internal audit tahun 2014. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa permasalahan ketidakmampuan membayar PT XYZ disebabkan oleh beberapa akar masalah yang dianalisis dengan penjodohan pola dengan penggunaan kategorisasi: siklus konversi kas, perencanaan manajemen kas, sistem manajemen kas dan kontrol manajemen kas diantaranya adalah: 1)Kebijakan perusahaan dalam mengelola kas keluar pada besaran porsi alokasinya untuk kepentingan konsumtif dan investasi; 2) Sistem manajemen kas yang kurang memadai (Tidak adanya fungsi komisaris sebagai kontrol); 3) Komunikasi yang kurang lancar dari atasan ke bawahan; 4) Belum ada dukungan sistem komputerisasi yang baik pada bagian accounting; dan 5) Keadaan keuangan perusahaan yang menyatu dengan pemilik (komisaris dan direktur). Peneliti memeberikan beberapa rekomendasi diantaranya: 1) Perusahaan memerlukan suntikan dana dari luar, hal tersebut dilakukan untuk menormalisasi keadaan kas perusahaan. Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menjual aset atau mendapatkan investor baru; 2) Perubahan kebijakan pengeluaran kas untuk kedepan, dengan memprioritaskan pada kepentingan penyelesaian proyek; 3) Membangun komunikasi perencanan yang baik melalui rapat dan evaluasi, yang juga memberikan pandangan tujuan dan harapan perusahaan; 4) Peningkatan sistem komputerisasi pada bagian accounting; dan 5) Pemisahan rekening komisaris dan direktur dengan rekening perusahaan.
Cash is a King! where cash is the lifeblood of the company. Vital role to make the company cash flow should have the support of a strong and healthy cash flow. Additionally, Cash is the most vulnerable assets to be transferred and used incorrectly. Management faced two problems accounting for cash transactions, namely: (1) determine the appropriate control to prevent unauthorized transactions by officers or employees and (2) provide the information needed to manage the cash on hand and cash transaction appropriately. Based on the importance and vulnerability of cash hence the need for an adequate cash management. This study used a qualitative method with case study approach on PT XYZ. The data were collected through interviews open-ended to the Commissioner, HRD & Marketing Manager and Accounting, participatory observation by way of apprenticeship in the company for a month, and documentation by studying the data, namely: srtuktur organization, flow chart, job description, the financial statements 2014 and internal audit reports in 2015 and 2014. Results from this study is that the problem of inability to pay PT XYZ caused by some of the root problems that were analyzed by pairing pattern with the use of categorization: the cash conversion cycle, planning, cash management, cash management and control system of cash management including are: 1) The company's policy in managing the cash outflow in the amounts of funds allocated to consumer interests and investments; 2) Cash management system inadequate (absence of commissioners function as a control); 3) Communication substandard from superiors to subordinates; 4) There are no computerized system support both on the part of accounting; and 5) The company's financial situation, combined with the owner (commissioners and directors). Researchers giving out some of the recommendations include: 1) The company needs an injection of funds from outside, it is done to normalize the company's cash situation. Steps that can be done is by selling assets or finding new investors; 2) Changes in cash spending policies for the future, with priority on the interests of completion of the project; 3) Establish good communication through meetings planning and evaluation, which gave their objectives and expectations of the company; 4) Increase in the computerized accounting system; and 5) Separation of accounts commissioners and directors with company accounts.
Kata Kunci : Manajemen Kas, Siklus Konversi Kas, Perencanaan Manajemen Kas, Sistem Manajemen Kas, Kontrol Manajemen Kas