PARTISIPASI PEMUDA PURNA PASKIBRAKA INDONESIA DALAM KEGIATAN BELA NEGARA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN WILAYAH (Studi Kasus Tentang Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah)
ERDI WIKAN F, Prof. Dr. Irwan Abdullah; Dr. Ahmad Zubaidi, M.Si
2016 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini membahas tentang partisipasi pemuda dalam kegiatan bela negara dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Klaten. Penelitian ini dilakukan pada organisasi Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Klaten. Tujuan penelitian ini adalah (1), mengetahui dan menganalisis partisipasi dan pemahaman pemuda Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Klaten dalam kegiatan bela negara, (2), mengetahui dan menganalisis implikasi dari partisipasi pemuda Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Klaten terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana subjek penelitian adalah Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Klaten dan objek penelitian adalah partisipasi pemuda dalam kegiatan bela negara dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, studi pustaka, studi dokumentasi, dan penelusuran laman online. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bela negara menjadi suatu hal yang harus dilakukan oleh setiap warga negara. Keterlibatan dan partisipasi aktif warga negara dalam melakukan pembelaan terhadap negara merupakan usaha yang dilakukan dalam rangka mempertahankan eksistensi negara bangsa dari ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan. Warga negara selaku elemen masyarakat sipil harus turut bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan negara. Purna Paskibraka Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan bela negara di Kabupaten Klaten. Partisipasi tersebut dilakukan melalui 4 (empat) model kegiatan yaitu (1), model kegiatan bersifat ideologis, (2), model kegiatan bersifat sosial-interaksional, (3), model kegiatan bersifat bina jasmani, dan (4), model kegiatan bersifat aksi. Dari partisipasi tersebut memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai berbangsa dan bernegara yang kemudian memberikan kesadaran terhadap kewajiban bela negara, dan menyatakan komitmennya terhadap bela negara. Partisipasi pemuda dalam kegiatan bela negara ini ini berimplikasi terhadap ketahanan wilayah Kabupaten Klaten dengan kriteria yang meliputi aspek ideologi, aspek politik, aspek sosial budaya, dan aspek pertahanan dan keamanan. Partisipasi yang dilakukan oleh Pemuda Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Klaten menunjukkan adanya rasa memiliki yang kuat terhadap bangsa dan negara Indonesia, menunjukkan adanya kebanggaan akan jatidiri sebagai bangsa Indonesia, dan menunjukkan nasionalisme dalam tataran praksis, bukan lagi dalam kerangka teoritis. Oleh karena itu partisipasi pemuda dalam kegiatan bela negara harus terus ditingkatkan, sehingga ketahanan wilayah dapat terwujud dan membantu terciptanya ketahanan nasional di Indonesia.
This research discussed about the participation of youth to defending the country and its implications to the regional resilience. The research was conducted at Purna Paskibraka Indonesia, Klaten District. The purposes of this research were (1), knowing and analyzing the participation and comprehension of youth’s Purna Paskibraka Indonesia, Klaten District in efforts to defending the country, (2), knowing and analyzing the implications of youth’s Purna Paskibraka Indonesia, Klaten District participation against the regional resilience in the Klaten District. This research used qualitative research methods, where the subject of research was the Purna Paskibraka Indonesia, Klaten District and object the research was the youth’s participation to defending the country and its implications to the regional resilience. The method of collecting data was interview, observation, literature study, documentation study, and online page search. Data analysis techniques in this study using data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that defending the country become an important thing that should be done by every citizen. The involvement and participation of citizens in conducting the defense of the country was an effort to maintain the existence of the nation state from threats, challenges, obstacles and distractions. Citizens as elements of civil society must be responsible for the defense and security of the state. The Purna Paskibraka Indonesia, Klaten District had of participate in activity to defending the country in the Klaten DIstrict. The participation performed by four models activities, namely (1) model of ideological activity, (2) model of social-interactional activity, (3) model of physical training activity and (4) model of acting activity. From this participation, it gaves the comprehension about defending the country, awareness about defending the country, and commitment about defending the country. The participation of Youth to defending the country had implications for the regional resilience in the Klaten District with criteria that included aspects of ideology, politic, social and cultural, and defense and security. Participation was conducted by the Purna Paskibraka Indonesia, Klaten District showed a strong sense of belonging to the nation state of Indonesia, showed their pride as a nation of Indonesia, and showed their nationalism in a practical level, no longer in the theoretical framework. Therefore the participation of the Youth should be enhanced, so the regional resilience canned be realized and assist in national resilience in Indonesia.
Kata Kunci : Partisipasi Pemuda, Bela Negara, Ketahanan Wilayah