Laporkan Masalah

ANALISIS SUMBER PENGHIDUPAN NELAYAN DIDESA PONCOSARI KECAMATAN SRANDAKAN KABUPATEN BANTUL

RR. INTAN CHILMATIS SAADHA, Suadi, S.Pi., M.Agr. Sc., Ph.D.

2016 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANAN

Kegiatan penangkapan ikan bersifat tidak menentu dan sangat tergantung musim, hal ini menjadi suatu permasalahan yang dihadapi nelayan. Kerentanan terkait perubahan musim, ancaman alam, keterbatasan modal menjadi kendala bagi penghidupan nelayan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aset-aset penghidupan rumah tangga nelayan, masalah yang dihadapi dalam pengelolaan aset penghidupan, dan strategi pemanfaatan aset untuk menunjang penghidupan nelayan Desa Poncosari. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai April 2016 di sepanjang Pantai Kuwaru-Pandansimo Desa Poncosari. Penelitian ini menggunakan metode survei, dengan mengambil 35 responden nelayan yang aktif melakukan kegiatan perikanan tangkap.Aset penghidupan nelayan Pantai Kuwaru-Pandansimo terdiri dari lima aset dengan pemanfaatan aset alam paling banyak dimanfaatkan adalah sumberdaya ikan (100%responden), aset fisik berupa handphone (85,71% responden), aset manusia berupa keterampilan di bidang perikanan (100% responden), aset finansial berupa tabungan (100%responden), dan aset sosial berupa gotong-royong (97,14% responden). Permasalahan utama kegiatan penangkapan adalah kerentanan alam terkait musim angin, gelombang, dan musim paceklik (100% responden). Strategi yang dilakukan Nelayan Pantai Kuwaru-Pandansimo dalam mengatasi kerentanan alam adalah penambahan alat tangkap (19% responden), menambah jangkauan daerah penangkapan (7% responden), dan diversifikasi pekerajaan (72% responden) antara lain bertani, tambak, wirausaha, dan tambang. Sebagian besar nelayan melakukan strategi beralih menjadi petani yang disebakan adanya kerentanan alam. Strategi lain yang dilakukan penghematan kebutuhan rumah tangga dan pemupukan modal.

Fishing activities are uncertain and highly depending on the season, those issues become problem that faced by fishermen. The vulnerability factors are related to the seasonal changes, the natural disasters, and the lack of capital an obstacles for sustainable livelihood of fishers. The purposes of this study are to find out the livelihood assets of fishers household, the problems faced in the management of livelihood assets, and the strategies of utilizing assets to support the sustainable livelihoods of fishermen in Poncosari. This research was conducted during January until April 2016 along coast Village Kuwaru-Pandansimo Poncosari. This research used basic method of survei, by selecting 35 respondents of the active fishermen operating along Kuwaru-Pandansimo coast. Livelihood assets of the coasts fishermen KuwaruPandansimo consist of five assets. The most utilized natural assets is fish resouces (100% respondents), physical assets is mobile phone (85,71% respondents), human asset is skills in fisheries (100% respondents), financial asset is saving (100% respondents), and social asset is mutual assistance (97,14%). The main problem that faced by the fishermen of Kuwaru-Pandansimo coast is the natural vulnerability, such as the wind seasons, waves, and the lean season (100% respondents). Strategies that have been undertaken by fishermen of Kuwaru-Pandansimo coast to resolve the natural vulnerability are by increasing fish gear (19%respondents), expanding fishing ground (7%respondents), and diversification of jobs (72% respondents), such as farming, aquaculture, enterpreunership, and mining. Most fishermen are return to be a farmer to face natural vulnerability. Another strategies that is undertaken are decreasing household consumption, and capital accumulation.

Kata Kunci : aset, nelayan, penghidupan, permasalahan, strategi

  1. S1-2016-331780-abstract.pdf  
  2. S1-2016-331780-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-331780-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-331780-title.pdf