Laporkan Masalah

Analisis Sumber Penghidupan Pembudidaya Ikan di Kampung Lele Desa Tegalrejo Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali

UKHI WERDI PRATAMI, Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D.

2016 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANAN

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2016 dengan tujuan untuk mengetahui sumber penghidupan (livelihood asset) pembudidaya lele dumbo di Kampung Lele Boyolali, mengetahui kendala-kendala dalam pengelolaan aset sebagai sumber penghidupan, dan strategi-strategi yang dilakukan pembudidaya ikan dalam mempertahankan usahanya dan sumber-sumber penghidupannya. Responden terdiri dari para pembudidaya lele dumbo di Kampung Lele Desa Tegalrejo Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali yang ditentukan secara acak sederhana dengan jumlah responden 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis aset yang dominan dimanfaatkan oleh pembudidaya adalah ketersediaan lahan (100% responden) dan air sungai (97,14% responden) yang termasuk dalam aset alam, motor (97,14% responden), handphone (100% responden), dan sarana produksi (100% responden) yang termasuk dalam aset fisik, serta keterampilan budidaya (100% responden) yang termasuk dalam aset manusia. Jenis aset yang dominan diakses oleh para pembudidaya adalah modal uang (85,71% responden) dan pasar (100% responden) yang termasuk dalam aset finansial, serta kelompok pembudidaya (100% responden) yang termasuk dalam aset sosial. Kendala pengelolaan aset meliputi kualitas benih yang rendah (94,28% responden), penyakit ikan (97,14% responden), teknologi yang terbatas (100% responden), pesaing meningkat (65,71% responden), harga sarana produksi semakin mahal (observasi), harga lele dari daerah lain lebih murah (65,71 % responden), serta tidak ada kegiatan rutin anggota kelompok pembudidaya (100% responden). Strategi yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan antara lain mempertahankan kualitas dan jumlah produksi lele sesuai permintaan pelanggan (65,71% responden), serta menurunkan harga lele yang dihasilkan (65,71% responden). Pengelolaan kelompok pembudidaya yang baik masih diperlukan untuk mendukung keberlanjutan usaha budidaya lele di Kampung Lele.

This study was conducted during April to May 2016 in order to know the livelihood assets of African Catfish farmers in Kampung Lele Boyolali, know the constraints in asset management and the strategies undertaken by the fish farmers to maintain their business and livelihood assets. Respondents consisted of 35 Catfish farmers in Kampung Lele Tegalrejo Boyolali district, determined by simple random sampling. The study showed that the livelihood asset in Kampung Lele are dominated by cultivation land (100% respondents) and river as sources of water (97,14% respondents) that are part of natural asset. The physical assets include motorcycle (97,14% respondents), handphone (100% respondents), and production means (100% respondents), as well as cultivation skill (100% respondents) that is part of human asset. Financial assets include money (85,71% respondents) and markets (100% respondents). The social assets is mainly cultivators groups (100% respondents). The constraint in managing assets include low quality of seeds (94,28% respondents), fish diseases (97,14% respondents), limited and lack of technology availability (100% respondents), increasing of competitor (65,71% respondents), the more expensive of cultivation cost, the cheaper price of catfish (65,71% respondents), and no activity in the cultivators group done continuously (100% respondents). Strategies that have been done to address the problem include maintaining the quality and quantity of cultured product to meet customer demand (65,71% respondents), also lowering the price of catfish produced (65,71% respondents). The better group management is still needed to support the sustainability of livelihood from catfish cultivation in Kampung Lele. Key words: asset, constraints, livelihood, ownership, strategy.

Kata Kunci : aset, kendala, kepemilikan, penghidupan, strategi

  1. S1-2016-331740-abstract.pdf  
  2. S1-2016-331740-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-331740-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-331740-title.pdf