Laporkan Masalah

PENGARUH INTENSITAS PENCAHAYAAN SPECIFIED LIGHTING DAN INDIVIDUAL CONTROLLED LIGHTING TERHADAP PERFORMA PENGERJAAN TES PAULI DAN PERAKITAN MOBIL MINI 4WD

RIANA KARTIKA SARI, Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc., Ph.D

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting pada sebuah pekerjaan. Pencahayaan yang baik dapat meningkatkan performa kerja. Pencahayaan dalam ruangan dapat diatur oleh perusahaan (specified lighting) atau diatur sendiri untuk menyesuaikan preferensi individu pekerja (individual controlled lighting). Beragam studi telah membuktikan bahwa pekerja menyukai ketika mereka diberikan kendali terhadap pencahayaan. Pemberian individual controlled lighting bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan untuk pekerja sehingga performa kerja dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas cahaya yang dapat menghasilkan performa kerja optimal dan pengaruh pemberian individual controlled lighting terhadap preferensi intensitas cahaya dan performa kerja subjek. Performa kerja yang diukur dalam penelitian ini adalah performa kognitif dan performa motorik. Pengukuran performa kognitif dilakukan dengan menggunakan indikator Tes Pauli yang menghasilkan indikator kecepatan, kestabilan dan ketelitian berpikir, sedangkan pengukuran performa motorik dilakukan dengan perakitan mobil mini 4WD. Penelitian ini menggunakan tingkat kepercayaan 95% dengan subjek 15 orang wanita yang memiliki rata-rata usia 21,4±1,205 tahun. Subjek mengerjakan Tes Pauli dan perakitan mobil mini 4WD dalam enam kondisi specified lighting pada intensitas 100-1600 lx dengan interval 300 lx dan satu kondisi individual controlled lighting. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa performa kognitif optimal dari aspek kecepatan dihasilkan pada intensitas cahaya 700-1000 lx. Dari aspek kestabilan dan ketelitian berpikir, intensitas cahaya tidak memberikan pengaruh terhadap kestabilan dan ketelitian berpikir subjek. Pada performa motorik subjek, intensitas cahaya di atas 1000 lx menghasilkan performa motorik optimal. Pada individual controlled lighting didapatkan hasil bahwa intensitas cahaya terpilih beragam untuk setiap subjek, namun kebanyakan subjek memilih intensitas cahaya sesuai dengan standar DIN 5035. Performa kognitif dan motorik pada individual controlled lighting tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan performa kognitif dan motorik pada intensitas cahaya optimal specified lighting.

Lighting is one of important factors in a job. A good lighting may increase work performance. Indoor lighting can be set by the company (specified lighting) or self adjusted to match occupant individual preferences (individual controlled lighting). Studies have shown that occupants like to have the possibility to control the lighting. Providing individual controlled lighting instalation aims to increase occupants comfort so that performance can be increased. This research aims to know optimal illuminance for work performance and the effects of providing individual controlled lighting on illuminace preferences and subjects performance. Work performances measured in this research are cognitive performance and motor performance. Cognitive performance measured using Pauli Test indicator, while motor performace measured using the assembly of mini 4WD car. This research used 95% confidence level with 15 female subjects with an average age of 21,4±1,205 years. The subjects performed Pauli Test and mini 4WD car assembly in six specified lighting condition of 100-1600 lx illuminance with 300 lx interval and one individual controlled lighting condition. From this research, it is found that optimal cognitive performance from thinking speed aspect generated at 700-1000 lx illuminance. While on thinking stability and accuracy aspects, illuminance does not affect subjects’ thinking stability and accuracy. On motor performance, illuminace above 1000 lx generated optimal motor performance. In individual controlled lighting, it is found that illuminance chosen varied between subjects, but most subjects preferred illuminace in accordance with DIN 5035 standard. Cognitive and motor performance in individual controlled lighting did not show any significant difference compared to the cognitive and motor performance in specified lighting.

Kata Kunci : intensitas cahaya, specified lighting, individual controlled lighting, performa kognitif, performa motorik, Tes Pauli, perakitan mobil mini 4WD