Perancangan Rumah Singgah Anak Jalanan dengan Pendekatan Infill Design
NISWATUSH SHOLIHAH ANGGRAINI, Ardhya Nareswari, S.T., M.T., Ph.D.
2016 | Skripsi | S1 ARSITEKTURFenomena anak jalanan merupakan hal yang umum dijumpai hampir di setiap kota di Indonesia. Saat ini jumlah anak jalanan di Indonesia mencapai angka 300.000. Di Surakarta sendiri anak jalanan mengalami kenaikan hingga angka 357 anak pada tahun 2010 yang hingga saat ini tidak diimbangi dengan solusi yang tepat dalam penanganan anak jalanan. Di sisi lain anak merupakan generasi penerus cita-cita bangsa sekaligus merupakan investasi terbesar bagi keberlangsungan suatu negara. Anak adalah aset dan salah satu pilar pembangunan negara yang harus dijaga. Fakta mengenai jumlah anak jalanan yang begitu besar membutuhkan solusi tepat untuk menekan jumlah anak jalanan pada tahun-tahun berikutnya. Rumah singgah merupakan salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan anak jalanan di Indonesia. Rumah singgah sebagai tempat penampungan sementara memberikan bermacam fasilitas sebagai daya tarik, yang dapat digunakan oleh anak-anak jalanan untuk beristirahat, membersihkan diri, mencuci pakaian, makan, berteduh, tidur, bermain, dan lain sebagainya. Selain fasilitas, anak-anak jalanan di rumah singgah juga memperoleh beragam pelayanan berupa program bimbingan anak, bimbingan keluarga, dan pendidikan jalanan. Surakarta sendiri saat ini belum memiliki rumah singgah anak jalanan dengan daya tampung yang memenuhi. Dengan visi yang sejalan dengan Program Solo Kota Layak Anak, rumah singgah ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi penanggulangan anak jalanan dan dapat dijadikan percontohan dengan konsepnya yang infill.
The phenomenon of street children is commonly found in almost every city in Indonesia. Currently the number of street children in Indonesia has reached 300,000 while in Surakarta itself the number has increased to 357 by 2010. However the government of Surakarta does not provide the right solution to suppress its increasing number. On the other hand, children as the next generation of a nation play the important role as the success key for a nation's continuity. Children are assets and one of many pillars of a nation who have to be taken good care of. The great number of street children need the right solutions to reduce the number of street children in the following years. Street children halfway house is one of many solution addressing the problems of street chilren Indonesia. Halfway house as temporary shelter provide various facilities as the main attraction to street children which can be used to rest, clean up, do laundry, eat, sleep, play, and so forth. In addition to the facilities, street children also get a variety of services such as formal and informal education program, family counseling, and street guidance. Currently Surakarta does not have street children halfway house which meet the requirement in capacity. Carrying a vision in accordance with the government of Surakarta's program, Solo Kota Layak Anak, this halfway house is expected to be the right solution to decrease street children problem and be the model concept of children halfway house with its infill concept.
Kata Kunci : rumah singgah, anak jalanan