PENGARUH PEMBERIAN MEDICATION REMINDER CHART TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN DAN OUTCOME KLINIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD SLEMAN YOGYAKARTA
YUNITA SUFFIANA, Dr. Fita Rahmawati,Sp.FRS.,Apt.;. Dr. Tri Murti Andayani, Sp.FRS.,Apt
2016 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiDiabetes merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Regimen terapi yang komplek dan pengobatan jangka panjang dapat menyebabkan kepatuhan rendah dalam pengobatan. Kepatuhan pasien dapat mempengaruhi keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Medication Reminder Chart terhadap tingkat kepatuhan dan outcome klinik pada pasien dengan DM Tipe 2. Penelitian experimental pre-test-post-test design with control group ini dilakukan selama Februari - April 2016 di RSUD Sleman Yogyakarta. Pasien dikelompokkan menjadi dua kelompok subyek yang berbeda, yaitu kelompok yang mendapat perlakuan berupa alat bantu Medication Reminder Chart sebanyak 40 pasien dan kelompok kontrol sebanyak 40 pasien. Pengelompokan pasien dilakukan secara random alocation sampling dengan 6 blok sekuen kombinasi A (Medication Reminder Chart) dan B (kontrol). Instrumen kuisioner Morisky Medication Adherence (MMAS-8) digunakan untuk mengukur kepatuhan. Outcome klinik dilihat dari penurunan kadar glukosa darah puasa. Pengukuran tingkat kepatuhan dan outcome klinik dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan statistik two independent sample untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata skor tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah menggunakan Medication Reminder Chart. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Medication Reminder Chart dibandingkan kontrol dapat meningkatkan kepatuhan (p= 0,000),dengan selisih perbedaan median adalah 0,5, akan tetapi tidak dapat meningkatkan outcome klinik (p=0,411) dengan selisih perbedaan median adalah 5,5. Peningkatan kepatuhan disertai peningkatan outcome klinik (p=0,029), dengan korelasi positif dan kekuatan korelasi lemah (r= 0,213).
Diabetes was a chronic disease that required long-term treatment. The complexity of regimens and long term treatment could lead poor adherence. Patient adherence that influenced the outcome therapy. This study was conducted to determine the effect of a medication reminder chart on level adherence and clinical outcome in patients with Type 2 diabetes mellitus. The experimental study pretest-posttest design with control group was conducted during February until April of 2016 at RSUD Sleman in Yogyakarta. Patients were categorized into two groups of different subjects, the group that received the intervention of medication reminder chart tools divided into 40 patients and the group control groups divided into 40 patients. Grouping patients with randomized alocation sampling with six block sequence combination A for Medication Reminder Chart and B for control groups. Morisky Medication Adherence Scale of 8-item (MMAS-8) is used to measure adherence. Outcome clinic were measured with decreasing FBG (mg / dl). Measurement of levels adherence and clinical outcomes conducted before and after the intervention. Statistical analysis of data using two independent sample to determine the mean differences in the average score of the level adherence before and after using the medication reminder chart. The results of this study indicated that Medication Reminder Chart compared control groups could improve adherence (p = 0.000) but couldn’t improve clinical outcome (p = 0.411). Increased compliance could increased clinical outcome (p = 0.029), with a positive correlation and the strength of weak correlation (r = 0.213).
Kata Kunci : Kepatuhan, Outcome klinik, MMAS-8, Medication Reminder Chart