Laporkan Masalah

PERBANDINGAN PEMIKIRAN FUKUZAWA YUKICHI DAN KI HAJAR DEWANTARA: KONSEP PENDIDIKAN WANITA DI JEPANG (1857-1912) DAN JAWA (1908-1955)

ARUM VITASARI, Dr. Agus Suwignyo, M.A

2016 | Tesis | S2 Ilmu Sejarah

Penelitian ini berangkat dari dua hal yang mendasar. Satu, konsep wanita dalam budaya Jepang dan Jawa yang memiliki banyak persamaan. Dua, adanya sosok tokoh pendidikan di Jepang dan Jawa yang sama-sama memiliki pemikiran mengenai pendidikan wanita pada masanya, yakni Fukuzawa Yukichi di Jepang, dan Ki Hajar Dewantara di Jawa. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep pendidikan wanita dalam pemikiran Fukuzawa Yukichi di Jepang dan pemikiran Ki Hajar Dewantara di Jawa. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada rentang waktu 1857-1912 di Jepang, dan 1908-1955 di Jawa. Sumber-sumber yang dipakai mencakup buku-buku karya Fukuzawa Yukichi, baik yang berbahasa Jepang dan terjemahan bahsa Inggris, buku serta artikel karya Ki Hajar Dewantara, dokumen pemerintah Jepang, majalah, serta jurnal yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Barat memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan pemikiran, baik di Jepang dan Jawa pada rentang waktu tersebut. Baik Fukuzawa Yukichi dan Ki Hajar Dewantara merupakan pembelajar pendidikan Barat. Dalam mengaplikasikan ilmunya tersebut, terdapat perbedaan yang mencolok, yakni Fukuzawa Yukichi menerapkan pengetahuan Barat sebagai dasar dalam pengajarannya, berbeda dengan Ki Hajar Dewantara yang menerapkan pendidikan nasional sebagai dasar dalam pengajaran. Selain perbedaan, kedua tokoh memiliki persamaan pemikiran mengenai pendidikan wanita, bahwa konsep ajaran moral dan kesusilaan bagi wanita merupakan hal yang penting.

There are two fundamental points in this research. The first one is the concept of being a woman in Japanese and Javanese culture, which have many similarities, and the second one is the two figures of education, Fukuzawa Yukichi from Japan, and Ki Hajar Dewantara from Java, who, in their era, had been taking consideration of education for women. The key of this research concerns in this concept of education for women based on the thoughts of Fukuzawa Yukichi in Japan and Ki Hajar Dewantara in Java. The scope of this research is focused on year 1857-1912 in Japan, and 1908-1955 in Java. The sources and references used to enrich this research covers the books of Fukuzawa Yukichi, written in Japanese or English translation, as well as books and articles of Ki Hajar Dewantara, Japanese government documents, magazines, and journals. The result of this research shows that Western education has significant influence in the development of thoughts of education during 1857-1912 in Japan and 1908-1955 in Java. Both Fukuzawa Yukichi and Ki Hajar Dewantara known as Western education scholars. There were differences in their way of applying their knowledge, as though, for instance, Fukuzawa Yukichi applied his Western education as the foundation of his teaching, while, on the other hand, Ki Hajar Dewantara placed national education as his foundation of teaching. Aside of their differences, the two figures also have similarities, by way of their thoughts about education for women that the concept of moral education for women is a prominent matter.

Kata Kunci : women education, Java, Japan, westernization, thoughts of education

  1. S2-2016-339811-abstract.pdf  
  2. S2-2016-339811-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-339811-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-339811-title.pdf