Laporkan Masalah

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo

NIA AULIA FITRIANA, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt.

2016 | Skripsi | S1 FARMASI

Tuberkulosis (TB) termasuk dalam jenis penyakit yang mudah menular dengan jangka waktu pengobatan yang panjang. Pengobatan kasus TB merupakan strategi utama dalam pengendalian TB karena dapat memutus rantai penularan. Akan tetapi, pengobatan yang diberikan tidak serta merta menjamin kesembuhan penderita. Hal tersebut dikarenakan berbagai faktor yang diperkirakan dapat memengaruhi keberhasilan pengobatan, seperti adanya kepatuhan konsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT), keberadaan Efek Samping Obat (ESO), adanya Pengawas Menelan Obat (PMO) dan tingkat pengetahuan tentang TB. Faktor-faktor tersebut bila tidak dikendalikan dapat menjadi penyebab terjadinya drop-out atau putus obat pada penderita TB. Oleh sebab itu, maka perlu dilakukan penelitian terkait faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pengobatan TB. Penelitian ini dilakukan di RSUD Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto dengan metode cross sectional. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 35 pasien. Penelitian ini merupakan penelitian non-experimental. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah pasien TB paru dewasa yang telah menjalani pengobatan bulan keenam di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Kriteria eksklusi yang digunakan adalah pasien dengan HIV/AIDS. Penelitian ini dilakukan dengan membacakan daftar pertanyaan pada kuisioner untuk mendapat jawaban responden dan melihat data rekam medik pasien. Hasil penelitian ini disampaikan secara deskriptif. Kepatuhan yang tinggi dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan berupa kesembuhan di bulan keenam. Adapun variabel yang dapat meningkatkan kepatuhan minum obat pasien adalah keberadaan PMO.

Tuberculosis (TB) is a one kind of infectious disease that needs long periode therapy. Medical treatment for TB is a main strategy for controlling the infection because the treatment can block the chain of infection. Even though, giving medical treatment could not give recovery guarantee. Because of the impact from another factors, like adherence, drug side effects, the existence of care controller, and knowledge stage. Uncontrolled factors can cause drop out and give impact to the success outcome. Because of that, research about four factors above are needed. These research was did in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto used cross sectional method. 35 patient acted as respondent. These research was a non experimental research. The inclusion are adult patients who were diagnosed lung TB, and followed therapy since 6 months ago. They were exclude if they are HIV/AIDS patients too. These research did by giving questionnaire to the patients and checked the medical record of patients. The result explained in descriptive. The adherence can increase recovery possibility which showed as a success outcome in 6th month treatment. The existence of care controller can increase adherence possibility.

Kata Kunci : Kata kunci: tuberkulosis, keberhasilan, kesembuhan, pengobatan/Key words: tuberculosis, success, recovery, treatment

  1. S1-2016-330865-abstract.pdf  
  2. S1-2016-330865-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-330865-title.pdf