Analisis Kinerja Keuangan Pada Koperasi Simpan Pinjam Mitra Usaha Kecamatan Ngaglik
VILIANA SONI ISNAINI, Dra. Sumirah, M.Si., Ak., CA ; Faiz Zamzami, S.E., M.Acc., QIA
2016 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVPenelitian ini bertujuan untuk : (1) menilai kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabilitas, dan rasio aktivitas pada Koperasi Simpan Pinjam Mitra Usaha (KSP Mitra Usaha), (2) menilai kesehatan berdasarkan empat rasio keuangan, (3) melakukan analisis SWOT. Subjek penelitian ini adalah laporan keuangan KSP Mitra Usaha khususnya Neraca dan Laporan Laba Rugi tahun 2013, 2014, 2015. Data yang dikumpulkan dengan dokumentasi dan wawancara. Sedangkan analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang dinyatakan dalam bentuk rasio keuangan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal 1 Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/Koperasi Award. Selain itu, analisis yang digunakan yaitu penilaian kesehatan koperasi berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia nomor 14/Per/M.KUKM/V/2009, serta analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koperasi mendapat predikat tidak sehat dengan skor 37,5 berdasarkan dari rasio (1) Likuiditas yang ditinjau dari rata-rata rasio lancar sebesar 345,772% dengan predikat tidak baik, (2) Solvabilitas yang ditinjau dari: a). Rata-rata rasio hutang terhadap aktiva sebesar 40,566% dengan predikat baik, b). Rata-rata hutang terhadap ekuitas sebesar 68,445% dengan pedikat sangat baik, (3) Rentabilitas yang ditinjau dari: a). rata-rata rentabilitas modal sendiri sebesar 3,966% dengan predikat kurang baik, b). Rata-rata ROA sebesar 2,361% dengan predikat kurang baik, (4) Aktivitas yang ditinjau dari rata-rata perputaran aktiva sebesar 0,189% dengan predikat tidak baik. Sedangkan dari analisis SWOT menghasilkan beberapa alternatif yang dapat digunakan koperasi untuk pengembangan usaha.
This study aims to: (1) evaluate the financial performance is based on the liquidity ratio, solvency, profitability ratio, and the ratio of activity on Credit Unions Mitra Usaha (KSP Mitra Usaha), (2) assess the health based on four financial ratios, (3) perform SWOT analysis. The subjects were financial statements KSP Mitra Usaha, especially the Balance Sheet and Income Statement in 2013, 2014, 2015. Data were collected by interview and documentation. While the analysis is descriptive quantitative expressed in the form of financial ratios based on the Minister of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia Number 06 / Per / M.KUKM / V / 2006 dated May 1, 2006 on Guidelines for Assessment of Cooperative Achievement / Cooperative Award. Additionally, the analysis used is a cooperative health assessment based on the Minister of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia No. 14 / Per / M.KUKM / V / 2009, as well as a SWOT analysis. The results of this study indicate that the cooperative received the title unwell with a score of 37.5 based on the ratio of (1) Liquidity in terms of the average current ratio of 345.772% with the predicate is not good, (2) Solvency reviewed from: a). The average ratio of debt to assets of 40.566% with a good rating, b). The average debt to equity ratio of 68.445% with pedikat very good, (3) Profitability who in terms of: a). the average profitability of its own capital 3.966% to predicate good, b). The average ROA amounted to 2.361% with good predicate, (4) Activity in terms of average asset turnover amounted to 0.189% with the predicate is not good. While the SWOT analysis produced some cooperative alternatives that can be used for business development.
Kata Kunci : Penilaian kinerja keuangan, penetapan kesehatan keuangan, analisis SWOT, Koperasi Simpan Pinjam.