TERJEMAHAN BUKU KERAJINAN CLAY SWEETS MOTIF WONDERLAND BAGIAN KETIGA KARYA YUKARI KUMAGAI
SHEILA DEVINDA P, Wury Dwiwardani,M.A.
2016 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG SVINTISARI Terjemahan Buku Kerajinan Clay Sweets Motif Wonderland Bagian Ketiga Karya Yukari Kumagai Sheila Devinda Permatasari Tugas Akhir ini berjudul Terjemahan Buku Kerajinan Clay Sweets Motif Wonderland Bagian Ketiga Karya Yukari Kumagai. Buku ini menjelaskan bahan dan alat yang digunakan untuk membuat clay beserta langkah-langkahnya. Pada bagian ketiga buku tersebut yang berjudul Chiisana Parijennu to Antiiku Suiitsumachi dijelaskan cara pembuatan clay bentuk kue Prancis. Buku kerajinan clay Sweets Motif Wonderland yang diterbitkan oleh Butikkusha ini dipilih karena memiliki daya tarik, terutama karena langkah-langkah untuk membuat dekorasi keik ini mudah diikuti disertai dengan gambar yang berwarna-warni. Selama menerjemahkan buku ini, terdapat kesukaran yang dialami, yaitu kesulitan untuk menerjemahkan beberapa kosakata Bahasa Jepang. Buku ini diterjemahkan dengan menggunakan metode penerjemahan komunikatif. Metode penerjemahan komunikatif berusaha untuk mempertahankan makna kontekstual bahasa sumber sehingga diharapkan hasil terjemahan ini dapat mudah dimengerti oleh pembaca.
ABSTRACT The Translation of The Third Chapter of Sweets Motif Wonderland Clay Art Book by Yukari Kumagai Sheila Devinda Permatasari This final assignment titled The Translation of The Third Chapter of Clay Art Book Sweet Motif Wonderland Published by Yukari Kumagai. This book explains about the ingredients and utensils for shaping clay and how to shape clay into the cake shapes. In third chapter of this book titled Chiisana Parijennu to Antiiku Suiitsumachi, explains how to shape clay into France’s cakes shapes. This Sweets Motif Wonderland Clay Art Book has been chosen because of its attractiveness, which is because the steps for shaping the clay are easy to be followed and the pictures in this book are interesting and colorful. There are many difficulties faced during translating this book. For an example, many Japanese terms that difficult to be translated. The communicative method has been chosen to translate this book. Communicative method maintains the contextual meaning of the source language in order to make the translation easy to understand by readers.
Kata Kunci : Butikkusha, Sweets Motif Wonderland, Yukari Kumagai, Chiisana Parijennu to Antiiku Suiitsumachi