Laporkan Masalah

PENGETAHUAN DAN PERILAKU SWAMEDIKASI PADA MASYARAKAT DUSUN KANIGORO, DESA MANGUNAN, KECAMATAN DLINGO, KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA BERDASARKAN KONSEP DAGUSIBU OBAT

GITA AYU APRINA , Prof.Dr.Zullies Ikawati, Apt

2016 | Skripsi | S1 FARMASI

Meningkatnya kecerdasan masyarakat, semakin gencarnya iklan obat melalui media massa dan tingginya biaya pelayanan kesehatan saat ini memicu dilakukannya swamedikasi oleh masyarakat. Swamedikasi merupakan upaya yang paling banyak dilakukan masyarakat termasuk masyarakat pedesaan untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit, sebelum mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan terdekat. Perilaku swamedikasi masing-masing masyarakat di suatu wilayah tertentu sangat beragam, termasuk di Dusun Kanigoro, Desa Mangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku swamedikasi masyarakat di Dusun Kanigoro yang terkonsep melalui suatu kerangka DAGUSIBU Obat. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan cara wawancara terhadap 50 orang responden yang dipilih secara consecutive sampling. Data disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa tidak semua responden menggunakan obat-obatan yang boleh digunakan dalam swamedikasi dan tidak semua responden melakukan swamedikasi untuk mengatasi gejala penyakit atau penyakit ringan/minor illness. Jika dilihat berdasarkan konsep DAGUSIBU Obat, perilaku swamedikasi masyarakat Dusun Kanigoro sudah cukup baik dan pengetahuan yang berhubungan dengan swamedikasi yang dimiliki juga sudah cukup baik yang diketahui secara langsung melalui proses wawancara.

The development of intelligence society, the emerging of medicines advertising in mass media, and the increasing of administration health nowadays increase the number of society who choose self medication. Self medication is oneof the effort choosen by society, includes the villagers to treat their complaint or their symptoms of any illness, before they seek any help from any nearest service area. The self medication behavior in every area is different from each other, they are various. It also different in Kanigoro, Mangunan Village. This research purposed to gather the information about the understanding and the behaviour of self medication in Kanigoro which have a concept named DAGUSIBU. The method used in this research is descriptive method in which 50 respondents are choosen as interview of informants using consecutive sampling. The data then served in the form of narrative and table. Based on the research done, it is found that not all of respondents use the medicines which are allowed to be used in self medication and not all of respondents do self medication to treat the symptoms of their illness or to cure minor illness. If it is seen from the concept if DAGUSIBU, the behaviour of self medication done society of Kanigoro has already been good enough and the understanding of the knowledge about self medication there has been good enough as it is known from the result of interview.

Kata Kunci : swamedikasi, DAGUSIBU Obat, penggunaan obat, masyarakat pedesaan

  1. S1-2016-331364-abstract.pdf  
  2. S1-2016-331364-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-331364-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-331364-title.pdf