Laporkan Masalah

ANALISIS DEBIT SUSPENSI PADA CATCHMENT AREA PENARABAN, SUB DAS MERAWU, DAS SERAYU

RULLI SUBEKTI, Dr. Ir Ambar Kusumndari, M.E.S.

2016 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SV

INTISARI Hutan dalam wilayah DAS mempunyai peranan penting terhadap daur hidrologis. Hutan dengan struktur komposisi tegakan yang kompleks akan mampu menyediakan manfaat lingkungan seperti peredam banjir, erosi, infiltrasi dan sedimentasi serta pengendalian daur hidrologisnya. Dalam peraturan daerah No.1 tahun 2004 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjarnegara, Daerah dataran tinggi dieng dan sekitarnya merupakan kawasan fungsi lindung yang mana kawasan itu masuk pada bagian hulu DAS Serayu. Sebagai kawasan fungsi lindung seharusnya dataran tinggi dieng dan sekitarnya merupakan wilayah yang harus dilindungi dari kegiatan eksploitasi lahan dan kegiatan manusia lainya yang dapat merusak fungsi lindungnya. Namun pada kenyataanya daerah ini dengan tekanan jumlah penduduk yang meningkat setiap tahuunya serta dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhanya dengan mengeksploitasi lahan secara besar-besaran untuk ditanami tanaman semusim yaitu kentang, lubis, wortel dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran debit suspensi pada saat debit naik dan debit turun dalam suatu kejadian hujan, akibat dari pemanfaatan kgiatan eksploitasi lahan pada kawasan lindung. Penelitian ini dilakukan di Stasiun Pengamatan Aliran Sungai (SPAS) Catchment Area Penaraban, Sub DAS Merawu, DAS Serayu, Kabupaten Banjarnegra, jawa Tengah. Pengambilan sampel debit suspensi dilakukan dengan menggunakan alat bantu berupa Raising Stage Suspended Sampler. Selain itu terdapat data pendukung berupa data curah hujan, debit aliran, penutupan lahan, dan pengolahan lahan. Pengolahan data dilakukan menggunakan bantuan Microsoft Excel, Sexi-fs dan, Microsot Word. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kurva lengkung suspensi debit naik(suspended Rating Curve) Qs=0,2531(Q)3,4122 dengan koefisien determinasi (R²) = 0,9143, dan pada kurva lengkung suspensi ketika debit turun (Qs) = 0,1333(Q)3,8023 dengan nilai R² = 0,9036, dapat disimpulkan bhwa muatan suspensi ketika debit aliran naik dan debit aliran turun berbeda, sehingga diperoleh nilai erosi total yaitu 56,4 ton/ha/th yang mana termasuk dalam kategori ringan menurut Keputusan Ditjen Reboisasi dan Rehabilitasi Departemen Kehutanan No.041/Kpts/V/1998.

ABSTRACT Forest in the watershed has an important role on the hydrological cycle. Forest with satnding complex composition structure will be able to provide environmental benefits such as damper flooding, erosion, infiltration, and sedimentation and hydrological cycle control. A regionl law No. 1 of 2004 on the regional spatial plan Banjarnegara district, dieng plateu area and it’s surroundings is an area protected function, which region it entered in the upstream watershed serayu. As a function of a protected area should dieng plateu and surrounding an area that shoud be protected from land exploitation activities and other human activities which can demage the protective function. But in fact in this area with increasing population pressure and exploited by humans to meet it’s needs by exploiting the massive lan to lant seasonal crops are potatoes, cabbage, carots, etc. this research aims to determine the amount of the suspension at the time of discharge rise and the discharge drop in a rainfall event, as a result of the utilizationof land exploitation activities in protected area. This research carried out in observation station watershed catchment area penaraban, Merawu subdistrict, Serayu watershed, Banjaregara district, central java. Discharge suspended sampling done by using tools such as rainfall, flow rates, land cover and land management. Processing data is done by using microssoft excel, sexi-fs, and Microsoft word. The result obtained by suspended rating curve when the discharge rise Qs= 0, 2531 x (Q)3,4112 with coefisient determination (R2) = 0,9143, and the suspended rating curve with discharge dropQs= 0,1333x(Q)3,8023 with value coefisient determination (R2)= 0,9036, it can be concluded that the suspension of the discharge rise and discharge drop different. So that the value erosion total of 56,4 ton ha-1 of which are included in the category light of information according to the decision of the directorate general of forestation and rehabilitation of the forestry departement No. 041/Kpts/v/1998.

Kata Kunci : Suspended Discharge, Water Level, Discharge, Rainfall, Catchment area, protected area.

  1. D3-2016-351850-abstract.pdf  
  2. D3-2016-351850-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-351850-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-351850-title.pdf