Laporkan Masalah

Modal Sosial Masyarakat Desa Bumi Makmur, Kecamatan Nibung, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan dalam Menghadapi Implementasi UU No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa

MIFTAH S PERSADA, Dr. Bevaola Kusumasari

2016 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Tujuan dari naskah ini adalah untuk menggambarkan kondisi modal sosial di Desa Bumi Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan dalam menghadapi implementasi Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa (UU Desa). Modal sosial secara sederhana dapat dipahami sebagai kekuatan sosial di dalam masyarakat yang dapat mendorong adanya kerjasama antar masyarakat. Dimana hari ini modal sosial dipandang oleh banyak pihak sebagai aspek penting dalam mempengaruhi keberhasilan implementasi dan pencapaian tujuan UU Desa. Penelitian ini adalah penelitian studi kasus, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pemanfaatan data sekunder dari beberapa dokumen yang relevan. Dari hasil penelitian, Desa Bumi Makmur sebagai eks pemukiman transmigran pada dasarnya memiliki modal sosial yang telah digunakan untuk memecahkan masalah masyarakat dan isu-isu pembangunan desa. Modal sosial tersebut berada di dalam nilai-nilai, mekanisme dan lembaga sosial. Secara normatif, ketersediaan modal sosial telah sesuai dengan apa yang diharapkan oleh UU Desa. Akan tetapi, saat ini kondisi modal sosial di Bumi Makmur Desa telah dinamika. Sejak pelaksanaan UU Desa yang telah dimulai pada tahun 2015 lalu, kondisi modal sosial mulai terlihat terkikis atau melemah, terutama melemahnya modal sosial yang berguna dalam pembangunan desa.

The purpose of this paper is to describe the condition of social capital at Bumi Makmur village, Nibung sub-district, Musi Rawas Utara district, Sumatera Selatan in facing the implementation of the Law Number 6 of 2014 on Village. Social capital can simply be understood as a social force in society to encourage cooperation between communities. Where nowadays social capital is seen by many as an important aspect in influencing the successfulness of implementation and realization of Village Law�s objectives. This research is a case study, in which data was collected through interviews, observation and the use of secondary data from the relevant documents. From the research findings, Bumi Makmur village as former transmigration settlement basically has social capital that been already used to solve the community problems and the village development issues. Its social capital is divided into social values, mechanisms and institutions. Normatively, the availability of social capital has been in accordance with what is expected by the Village Law. However, today the condition of social capital at Bumi Makmur Village has been dynamics. Since the implementation of Village Law has been begun in 2015, the condition of social capital is eroded or weakened, especially the weakened of social capital that actually useful in the village development.

Kata Kunci : modal sosial, implementasik kebijakan, UU Desa

  1. S1-2016-317937-abstract.pdf  
  2. S1-2016-317937-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-317937-title.pdf