Faktor-faktor yang memberi kontribusi pada pengembangan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Universitas
MASKAR, Oom Komarudin, Dr. Muhadjir Darwin
2003 | Tesis | Magister Administrasi PublikIAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi yang meyelenggarakan pendidikan ilmu-ilmu keislaman berada dalam situasi dan kondisi lingkungan masyarakat yang sedang mengalami perubahan secara simultan dari masyarakat agraris tradisional menuju masyarakat industri modern. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan peranserta, relevansi dan penataan peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan IAIN Sunan Kalijaga akan dikembangkan menjadi universitas. Guna mengurai kompleksitas permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi universitas, penulis menggunakan analisis SWOT dengan pendekatan manajemen strategis yang dikembangkan oleh John M. Bryson, yakni dengan melihat kondisi lingkungan internal dan eksternal organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat tiga isu strategis yang dihadapi oleh IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yaitu: (a) Bagaimana IAIN Sunan Kalijaga seharusnya memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang profesional dan relevan dengan tuntutan pembangunan di era global dan era teknologi informasi; (b) Layanan jasa pendidikan apa yang harus disediakan oleh IAIN Sunan Kalijaga agar sesuai dengan arah dan kebijakan pembangunan pendidikan dalam rangka memperluas pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi serta peningkatan relevansi dan kualitas; dan (c) Bagaimana IAIN Sunan Kalijaga mengelola format manajemen baru secara berkelanjutan. Setelah dilakukan uji litmus untuk mencari isu yang paling strategis, maka isu yang sangat strategis dalam penelitian ini adalah butir (a), yaitu : Bagaimana IAIN Sunan Kalijaga seharusnya memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang profesional dan relevan dengan tuntutan pembangunan di era global dan era teknologi informasi. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, terdapat sepuluh faktor atau bidang yang dapat ditingkatkan pelaksanaannya dalam rangka mewujudkan visi yang ingin dicapai oleh IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kesepuluh faktor atau bidang tersebut yaitu : kelembagaan, ketenagaan, kurikulum, perpustakaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pembinaan kemahasiswaan, sarana dan prasarana, kerjasama dan manajemen
As a higher islamic education, The State Institute of Islamic Studies (IAIN) Sunan Kalijaga has been teaching islamic studies in its faculties, namely : Adab, Dakwah, Syari’ah, Tarbiyah, Ushuluddin and one graduate studies. The institute is now facing simultanous social change from agricultural society toward industrial society. To develop the roles of the institute in the field of sustainable education, the institute will be transformed into state university. The current thesis discusses problems being faced in the development of IAIN Sunan Kalijaga into a university. For the purpose of analysis, the writer applies SWOT approach, one of a Strategic Management Theory introduced by John M. Bryson. To this method, the writer analyses internal as well as external environment of the institute. The writer found three important issues faced by IAIN Sunan Kalijaga : (a) How to fulfill professional human resources that meet the modern challenge in the global era; (b) What kind of education service that IAIN Sunan Kalijaga should provide to meet the challenge of modernity – emphasize on quality of human resources; (c) How to manage education system of IAIN effeciently in the future. Among three issues, the writer found that the first point is the most important issue. Finally, the writer conclude that there are ten aspects should be developed by IAIN Sunan Kalijaga as follows : Institution, Human resources, Curricula, Library, Research, Social service, Student assistancy, Physical infrastructure, Net working, and management development
Kata Kunci : Kebijakan Kependidikan,Pengembangan IAIN,Universitas