Laporkan Masalah

PENGARUH KEGIATAN KEMAHASISWAAN, NILAI INDIVIDUALISME-KOLEKTIVISME, DAN RELIGIOSITY TERHADAP TINGKAT PENALARAN MORAL PADA PENGAMBILAN KEPUTUSAN AKUNTANSI

REUNALDI HARI D, Supriyadi, Dr., M.Sc

2016 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Tujuan penelitian ini adalah menguji hubungan antara kegiatan kemahasiswaan, nilai individualisme-kolektivisme, dan religiosity terhadap tingkat penalaran moral pada pengambilan keputusan akuntansi. Sampel dari penelitian ini adalah 114 mahasiswa muslim akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari 83 mahasiswa yang dikategorikan mengikuti kegiatan kemahassiwaan dan 31 mahasiswa yang dikategorikan tidak mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Metode analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengikuti kegiatan kemahasiswaan akan memiliki nilai penalaran moral terhadap pengambilan keputusan akuntansi yang tinggi dibandingkan dengan yang tidak. Begitu pula dengan religiosity, mahasiswa yang memiliki tingkat religiustitas tinggi akan berpengaruh positif dengan penalaran moral pengambilan keputusan akuntansinya. Namun, nilai individualisme-kolektivisme mahasiswa tidak memberi pengaruh positif, karena semakin tinggi nilai individualisme-kolektivisme mahasiswa ditemukan semakin rendah penalaran moralnya.

This study examines the influence of extracurricular activity, individualism-collectivism value, and religiosity, to moral reasoning level on accounting decision making. The samples of this study are114 muslim accounting college students of Faculty of Economics and Business Universitas Gadjah Mada which consists of 83 students who are categorized to have taken extracurricular activities and 31 students who have not. The analysis data method used is the multiple regression. The results indicate that students who have taken extracurricular activities have higher moral reasoning level on accounting decision making. The same goes for religiosity, students who were highy religious have higher moral reasoning level on accounting decision making. However, individualism-collectivism value does not give positive influence, because the higher the value the lower the moral reasoning level on accounting decision making.

Kata Kunci : Kegiatan Kemahasiswaan, Nilai Individualisme-kolektivisme, Religiosity, Penalaran Moral,Pengambilan Keputusan Akuntansi, Etika Bisnis, Dilema Etika.

  1. S1-2016-335899-abstract.pdf  
  2. S1-2016-335899-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-335899-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-335899-title.pdf