Laporkan Masalah

PERSEPSI PENDAMPING TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM UPSUS PAJALE DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

URFAN FARIDHAVIN, Dr. Ir. Roso Witjaksono, MS ; Ir. Harsoyo, M.Ext.Ed ; Dyah Woro Untari, SP. MP

2016 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pelaksanaan program UPSUS PAJALE di DIY; 2) Mengetahui persepsi pendamping terhadap pelaksanaan program UPSUS PAJALE; dan 3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pendamping terhadap pelaksanaan program UPSUS PAJALE. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengambilan sampel lokasi dilakukan dengan metode purposif, sedangkan pengambilan sampel pendamping dengan metode acak sederhana dengan jumlah 40 responden pendamping UPSUS PAJALE di DIY. Data penelitian dianalisis menggunakan uji proporsi dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pendamping terhadap pelaksanaan program UPSUS PAJALE di DIY termasuk dalam kategori baik. Pengetahuan dari pendamping berpengaruh positif terhadap persepsi pendamping terhadap pelaksanaan program UPSUS PAJALE di DIY. Faktor yang tidak berpengaruh nyata terhadap persepsi pendamping tersebut adalah pengalaman, minat bekerja di bidang pertanian, hubungan dengan petani, hubungan dengan penyuluh pertanian serta hubungan dengan BABINSA.

This research aim to know 1) the implementation of UPSUS PAJALE program in Yogyakarta Special District; 2) the perception rate of program adviser to implementation of UPSUS PAJALE program; and 3) the factors which affect to the perception of program adviser. The research used descriptive method. The sampling of location was chosen purposively, while the sampling of program adviser was taken by simple random sampling and total sample is 40 respondents. The data were analyzed with proportion test and multiple linier regression. The research results showed that the rate of program adviser perception to implementation UPSUS PAJALE program was in good category. Knowledge of program adviser positively affect to the perception. Factors that did not significantly influence to perception of program adviser were experience, motivation to work in agriculture, interaction with farmers, interaction with agricultural extention worker, and interaction with BABINSA (TNI).

Kata Kunci : Persepsi, Pendamping, Program UPSUS PAJALE, Daerah Istimewa Yogyakarta

  1. S1-2016-318271-abstract.pdf  
  2. S1-2016-318271-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-318271-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-318271-title.pdf