Laporkan Masalah

MODALITAS EPISTEMIK BAHASA INGGRIS PADA RUBRIK HEADLINES THE JAKARTA POST

MIFTAH ROYANI, Dr. Suhandano, M.A.

2016 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan modalitas epistemik bahasa Inggris di dalam rubrik headlines The Jakarta Post (TJP) edisi 1-10 Oktober 2015. Penggunaan tersebut dijabarkan dalam bentuk, frekuensi, makna, penggunaan serta alasan penggunaan beragam modalitas epistemik di dalam rubrik headlines TJP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Data berupa kalimat berita yang mengandung penanda modalitas epistemik dari rubrik headlines TJP. Data tersebut kemudian dianalisis penggunaannya berdasarkan jenis penutur (redaksi surat kabar dan narasumber). Berdasarkan analisis, bentuk modal auxiliary verbs (AV) yang digunakan redaksi surat kabar lebih bervariasi dibanding narasumber. Penggunaan modal AV oleh kedua penutur didominasi oleh modal will. Kemunculan modal AV terendah pada redaksi surat kabar diperlihatkan modal might sedangkan pada narasumber diperlihatkan modal can(not) dengan masing-masing 1 kemunculan. Narasumber menggunakan modal AV dengan fungsi yang lebih bervariasi dibandingkan redaksi surat kabar. Bentuk modal leksikal adverbia (LA) yang digunakan narasumber lebih beragam dibanding redaksi surat kabar. Penggunaan modal LA pada kedua penutur didominasi oleh modal LA only. Kemunculan modal LA terendah pada redaksi surat kabar diperlihatkan modal LA perhaps, possibly dan seemingly sedangkan pada narasumber diperlihatkan oleh modal LA absolutely, undoubtedly dan unlikely dengan masing-masing 1 kemunculan. Narasumber menggunakan modal LA untuk menyatakan fungsi yang lebih beragam dibanding redaksi surat kabar. Pada kategori kombinasi modal AV-LA, kedua penutur sama-sama menggunakan 5 bentuk kombinasi modal. Penggunaan kombinasi modal pada redaksi surat kabar dan narasumber masing-masing muncul 1 kali kecuali kombinasi modal of course-will yang muncul 2 kali pada proposisi narasumber. Penggunaan kombinasi modal tersebut saling mempengaruhi makna modal satu sama lain. Alasan penggunaan modalitas epistemik disebabkan karena faktor internal dan eksternal. Faktor internal berhubungan dengan makna epistemik dan leksikal penanda modalitas epistemik sedangkan faktor eksternal berkaitan dengan karakteristik penutur. Kata kunci: modalitas epistemik bahasa Inggris, rubrik headlines, kalimat berita, modal auxiliary verbs, modal leksikal adverbia

ABSTRACT This study aims at describing the use of English epistemic modality in The Jakarta Post’s (TJP) headline rubrics on 1-10 October 2015 edition. The use of English epistemic modality is explored into its forms, frequency, meanings, functions and reasons in using various epistemic modality markers. This study applies descriptive qualitative-quantitative method. The data were news sentences containing epistemic modality markers from TJP’s headline rubrics. Those data were analysed on its use based on speaker types (editorial staff and informants). Based on the analysis, auxiliary verb (AV) modals used by the editorial staff are more various than those applied by the informants. Both speakers use will at the highest frequency. The lowest frequency of AV modal used by the editorial staff is might while in the informants’ side is can(not) with once occurrence for each. The informants use AV modals with more various functions than those in the editorial staff. The forms of lexical adverb (LA) modals used by the informants are more various than those applied by the editorial staff. Both speakers use only at the highest frequency of LA modals. The lowest frequency of LA modals used by the editorial staff are perhaps, possibly and seemingly while in the informants’ side are absolutely, undoubtedly and unlikely with once occurrence for each. The informants use LA modals with more various functions than those in the editorial staff. In AV-LA modal combinations, both speakers use 5 forms of modal combinations. The modal combination forms in both speakers appear only once except of course-will which appears twice in the informants’ proposition. The use of those modal combinations influences the meaning of each other. Meanwhile, the reasons in using various epistemic modality markers are related to internal and external factors. Internal factor is related to epistemic and lexical meaning of epistemic modality markers while external factor is related to speakers’ characteristics. Keywords: English epistemic modality, headline rubric, news sentence, auxiliary verb modals, lexical adverb modals

Kata Kunci : modalitas epistemik bahasa Inggris, rubrik headlines, kalimat berita, modal auxiliary verbs, modal leksikal adverbia

  1. S2-2016-370915-abstract.pdf  
  2. S2-2016-370915-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-370915-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-370915-title.pdf