Laporkan Masalah

Strategi Pemerintah Jepang Era Shinzo Abe dalam Mewujudkan Jepang Sebagai Tourist Receiving Country

VIVIAN KRISTIARTO, Drs. Usmar Salam, M.I.S.

2016 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Jepang dapat dikategorikan sebagai negara berkembang dengan tingginya nilai GDP Jepang. Selama bertahun-tahun, Jepang telah menguasai industri utama, seperti manufaktur. Akan tetapi, belakangan tahun terakhir, kondisi ini telah berubah dan Jepang mulai mengalami berbagai masalah yang menghambat perekonomiannya. Munculnya pesaing baru dari negara-negara tetangga Jepang seperti Korea dan China menjadi ancaman bagi negara ini. Perekonomian Jepang yang terus mengalami penurunan disebabkan pula karena faktor internal dari dalam negeri Jepang seperti menurunnya jumlah usia produktif serta terbatasnya peran wanita dalam dunia pekerjaan. Hal ini tentunya akan berdampak pada menurunnya produktivitas Jepang. Oleh karena itu, sektor unggulan Jepang tidak mampu lagi diandalkan. Untuk alasan ini, Pemerintah Jepang mulai mencari industri baru yang mampu meningkatkan perekonomian Jepang. Dalam hal ini, sektor pariwisata dianggap sebagai sektor yang mampu dikembangkan dan sangat potensial untuk menjawab persoalan yang dimiliki Jepang. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe kemudian mulai mengembangkan industri pariwisata sebagai katalisator untuk memacu pertumbuhan ekonomi Jepang. Berbagai usaha dan strategi telah diciptakan oleh Pemerintah Jepang, dapat dibuktikan dari jumlah wisatawan asing yang datang ke Jepang mulai mengalami peningkatan pesat. Penulis kemudian akan meneliti mengenai bagaimana strategi dari pemerintah Jepang ini dalam mewujudkan Jepang sebagai Tourist Receiving Country di bawah kepemimpinan Shinzo Abe. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis akan menggunakan teori Politik Perkembangan Pariwisata dan Nation Branding. Teori tersebut akan menjelaskan bagaimana pemerintah Jepang menetapkan strategi khusus terkait dengan perkembangan sektor pariwisata.

Japan can be categorized as a developed country as its high rate of GDP. Japan had taken control many industries such as manufacture industry for years. But now, it has changed and Japan faces many difficult problems both internally and externally. The growing industries from its neigbor such as China and Korea turn into a big threat for Japan's economy. Japan's shrinking economy was caused by its domestic problems such as aging population, lack of women emancipation in the workforce. This will affect in declining of Japan's workforce as well as its productivity. Therefore, Japan's conventional core of economy cannot be relied to any longer. For this reason, Government of Japan tried to find out a new industry that can boost its economy. Tourism industry as a creative industry can be seen as a big opportunity to face its problems. Japan's Prime Minister, Shinzo Abe then developed tourism industry as a driving force for Japan's economy. The efforts of Japanese Government were proven by the achievement of this country in increasing number of international tourist significantly. The writer then had a research question of how the strategies of Japanese Government under Shinzo Abe to develop tourism industry and make Japan as a tourist receiving country. The theory of nation branding and politics of tourism development will be used to answering the research question. From these theories will be explained that The Government of Japan established policies aimed to develop tourism. Government of Japan had a role to promote tourism and gain the benefits for its economy.

Kata Kunci : receiving tourism country, tourism industry, nation branding, shrinking economy of Japan