Laporkan Masalah

PERAN WANITA TANI DALAM USAHATANI TANAMAN HIAS DI KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT

MEIDIANI NURHANIFAH, Ir. Harsoyo, M. Ext.Ed. ; Subejo, S. P., M. Sc., Ph. D. ; Dr. Ir. Roso Witjaksono, M. S.

2016 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat peran wanita tani dalam usahatani tanaman hias dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode dasar yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik survei. Pengambilan sampel lokasi di Kecamatan Parongpong dan desa dipilih secara purposif dengan pertimbangan daerah potensial dalam menerapkan usahatani tanaman hias, yaitu di Desa Cihideung, Desa Cigugur Girang, Desa Karyawangi, dan Desa Cihanjuang Rahayu. Dalam penelitian ini, pengambilan sampel wanita tani diambil secara proporsional berdasarkan populasi wanita tani di setiap desa dan menggunakan cara acak sederhana, sehingga diperoleh total sampel sebanyak 60 wanita tani. Data dianalisis dengan uji proporsi dan uji analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wanita tani mempunyai peran yang tinggi dalam usahatani tanaman hias. Faktor-faktor yang secara signifikan mempengaruhi peran wanita tani adalah umur, total pendapatan rumah tangga, sikap, partisipasi dalam kegiatan penyuluhan, dan peran kelompok tani. Pendidikan, luas lahan garapan, motivasi, dan peran penyuluh pertanian tidak berpengaruh secara signifikan terhadap peran wanita tani dalam usahatani tanaman hias.

The aims of this research were to determine the role of women farmers in ornamental horticulture businesses and the factors that influence it. The used of basic method was analytical descriptive by survey technique. Sampling locations for district in Parongpong and the villages were chosen purposively by consideration of potential areas which practicing ornamental horticulture businesses, Cihideung Village, Cigugur Girang Village, Karyawangi Village, and Cihanjuang Rahayu Village. In this research, sampling of women farmers were taken proportionally by population of women farmers in each villages and using simple random technique, thus obtained 60 samples of women farmers. Data were analyzed by proportion test and multiple linear regression test. The result of this study showed that most of women farmers had a high role in ornamental horticulture businesses. Factors that significantly influence to the role of women farmers were age, total family income, attitude, participation in extension activity, and the role of farmer’s group. Education, land size, motivation, and the role of agricultural extension workers did not significantly affect to the role of women farmers in ornamental horticulture businesses.

Kata Kunci : Tanaman hias, usahatani, peran, wanita tani, Kecamatan Parongpong, Ornamental horticulture, businesses, the role, women farmers, Parongpong District

  1. S1-2016-331725-abstract.pdf  
  2. S1-2016-331725-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-331725-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-331725-title.pdf