Interaksi Antar Etnis Petani Padi Sawah Dalam Program GP-PTT Padi di Kabupaten Lampung Timur
WILDA ROMADONA, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.Si ; Dr. Ir. Roso Witjaksono, MS
2016 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat interaksi antar etnis, faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi antar etnis, dan pengaruh interaksi antar etnis terhadap produktivitas padi dalam Program GP-PTT Padi di Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif sehingga peneliti dapat medeskripsikan dan memprediksi perilaku dengan penjelasan tertentu. Lokasi penelitian di Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur. Penentuan secara purposif karena Kecamatan tersebut merupakan kecamatan dengan heterogenitas etnis yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pencatatan, dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat interaksi antar etnis petani padi sawah dalam Program GP-PTT Padi adalah sering dan lebih dari 50% petani padi sawah memiliki tingkat interaksi yang tinggi. Interaksi antar etnis ini dipengarhui oleh peran PPL dan ketersediaan modal oleh petani. Interaksi antar etnis petani padi sawah tidak berpengaruh nyata terhadap produktivitas padi di Kabupaten Lampung Timur.
This research aims to know about rate of multicultural interaction, the affecting factors, and the effect of multicultural interaction to the rice productivity on Integrated Crop Management in East Lampung Regency. Research method that is used was descriptive method so the researcher could describe and predict the result with some description. This research held in Way Jepara Sub-District East Lampung Regency. This location selected purposively because that Sub-District has the high ethnic heterogeneity. Data gathered by observation, interview, recording, and documentation. The results showed that rate of multicultural interaction of rice farmers on Integrated Crop Management in East Lampung Regency is tight and more than 50% of rice farmers had a high rate of multicultural interaction. This multicultural interaction was affected by the role of agricultural extension worker and available capital. The multicultural interaction of rice farmers was not affected to the productivity of rice in East Lampung Regency.
Kata Kunci : interaction, ethnic, rice farmers