Laporkan Masalah

Faktor-Faktor Pengembangan Kawasan Minapolitan di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman

TETY WIDYANINGRUM, Dr. Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.

2016 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Kecamatan Ngemplak merupakan salah satu kecamatan yang dipilih oleh Kabupaten Sleman sebagai kawasan minapolitan. Dipilihnya Kecamatan Ngemplak sebagai kawasan minapolitan ini merupakan salah satu sumber pendapatan masyarakat setempat, yang mayoritas merupakan petani ikan serta memiliki kondisi fisik yang mendukung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor pengembangan kawasan minapolitan serta mengidentifikasi peran berbagai stakeholder dalam pengembangan kawasan minapolitan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan deskriptif kualitiatif. Tujuan pertama pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel quota sampling, dengan sumber data primer menggunakan kuisioner, serta dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Tujuan kedua pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan sumber data primer dan sekunder melalui in depth interview, serta data dianalisis menggunakan 4R�s stakeholder analysis. Hasil penelitian pada tujuan pertama yaitu bahwa terdapat keberagaman hasil keterdukungan faktor pengembangan kawasan minapolitan berdasarkan Pedoman Umum Kawasan Minapolitan. Aspek dukungan sumberdaya manusia bersifat mendukung untuk Desa Sindumartani, dan kurang mendukung untuk Desa Bimomartani, Umbulmartani, Wedomartani, dan Widodomartani. Aspek dukungan pendanaan bersifat mendukung untuk Desa Bimomartani, Umbulmartani, Wedomartani, dan Widodomartani dan cukup mendukung untuk Desa Sindumartani. Aspek dukungan sumberdaya alam, dukungan kelembagaan, dan dukungan infrsatruktur bersifat mendukung untuk semua desa. Aspek dukungan pasar bersifat sangat mendukung untuk semua desa dan aspek dukungan produksi bersifat tidak mendukung untuk Desa Umbulmartani, mendukung untuk Desa Sindumartani, dan cukup mendukung untuk Desa Bimomartani, Wedomartani, dan Widodomartani. Hasil pada tujuan kedua yaitu bahwa stakeholder dalam pengembangan kawasan minapolitan terbagi atas tiga macam, yakni stakeholder utama (petani ikan dan kelompok tani ikan) sebagai pelaku usaha minapolitan, stakeholder pendukung (pemerintah desa dan pemerintah kecamatan) sebagai fasilitator perizinan dan administrasi dalam minapolitan, dan stakeholder kunci (Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman, BP3K Ngemplak, dan Badan Perencanaan Daerah) sebagai tokoh optimalisasi sumberdaya manusia dengan pelatihan, penyuluhan, serta pemberian bantuan.

Ngemplak sub-district is one of the district chosen by Sleman as Minapolitan. Chosen District of Ngemplak as Minapolitan this is one of the sources of income of local communities, which constitute the majority of fish farmers and had physical conditions that support. The purpose of this study was to analyze the development of the minapolitan and identify the roles of different stakeholders in the development of the area minapolitan. This is a quantitative and descriptive qualitative research. The first objective in this study using the technique of sampling quota sampling, with primary data source using a questionnaire and analyzed using quantitative descriptive analysis of interest both in this study using a sampling technique is purposive sampling with the source of primary and secondary data through in-depth interviews, as well as data were analyzed using the 4R's stakeholder analysis. The results of the study on the first goal, that there is a diversity of results supporting minapolitan development factors based on the General Guidelines Minapolitan Region. Aspect of human resources support to Sindumartani is supportive, and less support for Bimomartani, Umbulmartani, Wedomartani, and Widodomartani. Aspect of financial support is support for Bimomartani, Umbulmartani, Wedomartani, and Widodomartani and sufficient support for Sindumartani. Aspect of natural resources support, institutional support, and support infrsatruktur supportive to all the villages. Aspect of market support is very supportive to all villages and aspect of production support is not support for the Umbulmartani, support for Sindumartani and enough support for the Bimomartani, Wedomartani, and Widodomartani. The results of the second objective is that the stakeholders in the development of the Minapolitan divided into three kinds, namely primary stakeholders (fish farmers and farmer groups of fish) as businesses minapolitan, stakeholder support (government village and sub-district government) as a facilitator licensing and administration in minapolitan, and key stakeholders (Department of Agriculture, Fisheries and Forestry Sleman, BP3K Ngemplak and Regional Planning Agency) as the optimization of human resources leaders with training, counseling, and assistance.

Kata Kunci : faktor-faktor , pengembangan , kawasan , minapolitan