Laporkan Masalah

HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT BATUK OTC PADA MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA

LIONIKA DESILVA, Septimawanto D.P., M.Si., Apt.

2016 | Skripsi | S1 FARMASI

Batuk merupakan refleks pertahanan tubuh ketika saluran nafas sedang dimasuki oleh benda asing yang mengiritasi atau bersentuhan dengan dinding saluran nafas. Di Indonesia, pengobatan batuk biasanya dilakukan dengan pengobatan sendiri atau swamedikasi. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang dialami seseorang dengan menggunakan obat herbal, obat tradisional maupun modern dengan tanpa adanya intervensi dari tenaga medis seperti dokter. Pengetahuan swamedikasi sendiri kemungkinan berhubungan dengan faktor demografi seperti kluster, tahun angkatan, dan jenis kelamin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat batuk pada responden, gambaran tingkat pengetahuan responden serta hubungan faktor demografi dengan tingkat pengetahuan responden dalam penggunaan obat batuk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik bersifat non-eksperimental melalui penyebaran kuesioner. Kuesioner yang berisi 20 pertanyaan terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian dilakukan di Universitas Gadjah Mada dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 424 responden. Data primer selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan analisis bivariat dengan Chi square test. Gambaran penggunaan obat batuk pada responden yakni obat yang dikonsumsi adalah OBH Combi, dengan sumber informasi responden berasal dari iklan, responden memilih apotek sebagai tempat untuk membeli obat. Gambaran tingkat pengetahuan responden dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu baik, sedang, dan kurang. Berdasarkan hasil uji bivariat diketahui faktor jenis kelamin dan kluster berhubungan dengan tingkat pengetahuan mengenai penggunaan obat batuk, dengan nilai p ≤ 0,05. Sementara, faktor tahun angkatan tidak memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan responden mengenai penggunaan obat batuk.

Coughing is a reflex of the body's defense when the airway is being penetrated by a foreign object that irritates or come in contact with the airway walls. In Indonesia, the treatment of cough is usually done with medication alone or swamedikasi. Swamedikasi is usually done to address complaints and minor ailments experienced by a person with the use of herbal medicine, traditional medicine and modern with no intervention from medical personnel such as doctors. Swamedikasi knowledge itself is likely related to demographics such as clusters, year of class, and gender. This study was conducted to describe the use of cough medicine on the respondents, the picture of the level of knowledge and the relationship between demographic factors with the level of knowledge in the use of cough medicine. This research used descriptive analytical method in nature of non-experimental by distributing questionnaires. The questionnaire contained 20 questions which were first tested for validity and reliability. Research conducted at the University of Gadjah Mada by purposive sampling method. The number of samples used were 424 respondents. Primary data was then analyzed with descriptive and bivariate analysis of Chi square test. Overview of the use of cough medicine in respondents namely drugs consumed was OBH Combi, with resources of the respondents coming from the ad , respondents chose pharmacy as a place to buy drugs. The level of knowledge of respondents were grouped into three categories: good, moderate, and less. Based on the test results were known bivariate gender factor and cluster related to levels of knowledge about the use of cough medicines, with a p-value ≤ 0.05. Meanwhile, the factor of year of class has no relationship with the level of knowledge about the use of cough medicine.

Kata Kunci : Pengetahuan, Obat Batuk, Swamedikasi

  1. S1-2016-330927-abstract.pdf  
  2. S1-2016-330927-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-330927-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-330927-title.pdf