Laporkan Masalah

PENGARUH KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA

CITRA SURYA KARTIKA RATRI, Zuni Barokah, S.E., M.Com., Ph.D., CA.,

2016 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Manajemen laba adalah pilihan manajer untuk mempengaruhi jumlah laba, baik meningkatkan laba dan menurunkan laba. Perilaku ini dapat dilakukan, karena sampai sekarang standar akuntansi masih memberikan pilihan bagi manajer untuk memilih metode mana yang akan digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah yang pertama untuk mengetahui apakah kondisi keuangan perusahaan mempengaruhi manajemen laba akrual pada perusahaan non-keuangan di Indonesia. Kedua, untuk menentukan apakah implementasi IFRS mempengaruhi manajemen laba akrual pada perusahaan non-keuangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda untuk menguji variabel yang diharapkan memiliki pengaruh pada manajemen laba akrual. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah manajemen laba akrual dengan conditional revenue model, variabel independen dalam penelitian ini adalah kondisi keuangan perusahaan dan implementasi IFRS, dan kemudian variabel kontrol dalam penelitian ini adalah size, leverage, dan ROA. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2009 sampai 2014. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling untuk mendapatkan hasil 990 perusahaan selama enam tahun. Hasil pengujian dengan STATA 10.0 menunjukkan bahwa secara parsial kondisi keuangan perusahaan dan size berpengaruh negatif terhadap manajemen laba, kemudian implementasi IFRS dan ROA berpengaruh positif terhadap manajemen laba, sedangkan leverage tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Secara simultan, kondisi keuangan perusahaan, implementasi IFRS, leverage, size, dan ROA berpengaruh terhadap manajemen laba.

Earnings management is a manager's choice to influence earnings number, both income-increasing and income-decreasing. This behavior may be done, Because until now accounting standard Gives choices for the manager to choose the which method will be used. The purpose of this study is the first to find out if the company's financial condition affect the accrual earnings management in non-financial companies Indonesia. Second, to determine whether the implementation of IFRS effect on accrual earnings management in non-financial companies Indonesia. This study uses multiple linear regression model to examine the variables that are expected to have an influence on accrual earnings management. The dependent variable in this study is accrual earnings management with conditional revenue model, the independent variables in this study is that the company’s financial condition and the implementation of IFRS, and then control variables in this study is size, leverage, and ROA. The sample in this study consisted of non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2009 to 2014. The sample selection is done by purposive judgment sampling method in order to get the results of 990 companies for six years. The test results with STATA 10.0 shows that partially the company's financial condition and size negative effect on earnings management, then implementation of IFRS and ROA positive effect on earnings management, while leverage has no effect on earnings management. Simultaneously, the company’s financial condition, the implementation of IFRS, leverage, size, and ROA effect on earnings management.

Kata Kunci : Manajemen laba, conditional revenue model, kondisi keuangan perusahaan, pelaksanaan IFRS, size, leverage, ROA / Earnings management, conditional revenue model, company’s financial condition, implementation of IFRS, size, leverage, ROA.

  1. S1-2016-330717-abstract.pdf  
  2. S1-2016-330717-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-330717-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-330717-title.pdf