Laporkan Masalah

Efektivitas organisasi Dispenda kabupaten Merauke propinsi Irian Jaya

KUSUMA, Robert Erwan, Dr. Warsito Utomo

2003 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Pada era otonomi daerah peningkatan kinq-a organisasi birokrasi pemerintah dibutuhkan agar pemerintah daerah mampu melaksanakan pembangunan sesuai dengan rencana strategik daerahnya. Untuk itu analisis efektivitas organisasi menjadi relevan dikaji terutama Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah) sebagai institmi yang bertanggungjawab terhadap pemungutan pajak dan retribusi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas organisasi Dispenda, dan dianalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pencapaian efektivitas Dispenda yang diukur melalui indikator produktivitas. Faktorfaktor yang dianggap dominan mempengamhi efektivitas organisasi Dinas Pendapaan Daerah antara lain struktur organisasi, kerjasama dengan instansi lain, kemampuan administrasi pegawai, dan perencanaan program kerja serta kepuasan kerja. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskripsi kualitatif dengan menganalisis hasil wawancara, data primer maupun data sekunder yang terdapat di Kantor Dispenda Kabupaten Mereuke, BPS Daerah, dan data dari Bappeda Kabupaten Merauke. Dari hasil penelitian dan analisis ditemukan bahwa efehvitas kantor Dispenda belum optimal yang terukur dari tingkat produktivitas realisasi pajak dan kontribusi PAD yang hanya mencapai 3,75 %, juga kepuasan kq'a yang dicapai di lingkungan kerja Dispenda belum memuaskan lingkungan intemalnya. Struktur organisasi dengan indikator tingkat pendidikan karyawan dan penempatan belum memadai, faktor kerjasama dengan instansi terkait walaupun sudah terjalm, 'namun belum optimal. Faktor kemampuan admirustratif belum optimal karena masih kurangnya pendidikan fimgsional, sedangkan faktor perencanaan program kerja sudah dilakukan namun belum terjadi percepatan dalam pemberian pelayanan kepada para wajib pajak daerah, demikian pula variabel kepuasan kerja belum optimal yang disebabkan oleh sistem insentif yang tidak memadai. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah peningkatan efektivitas organisasi melalui peningkatan PAD (pajak Asli Daerah) yang dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak secara proporsional, peningkatan efektivitas organisasi melalui pembenahan sumber daya manusia, peningkatan kemampuan organisasi Kantor Dispenda, dan perbadcan kemampuan aparatur pemerintah daerah yang berkaitan dengan upaya pemungutan pajak dan retribusi d a d , dan perbaikan insentif bagi karyawan

In the regional autonomy era, the improvement of governmental bureaucratic organizational performance is needed in order to implement the development in accordance with its own local strategic. In this analysis, the organizational effectiveness becomes relevant to study, especially that of in the Dispenda (Domestic Income Office) as the responsible institution towards levying local tax and retribution. This research aims at knowing the Dispenda organizational effectiveness level, and analysing factors influencing the effectiveness achievement of Dispenda as measured through the productivity. The considered-dominant influencing factors are among other thing, organizational structure, in cooperating with others agencies, staffs’ administrative capabilities, and working program plan, and performance satisfaction The research method used here is a qualitative description research method by analysing interview results, either the primary or secondary data existing in Merauke District Dispenda, Local Bureau of Statistic, and the data based on Merauke District Bappeda (The Regional Board for Plan and Development). Based on the research and analysis results, it can be found that the Dispenda office effectiveness has been not optimal as well measured from either the tax realization productivity level and PAD (Gross Domestic Income) of just 3.75%, the working satisfaction as being met in the Dispenda working environment has been not satisfying to the internal environment. The organizational structure to the indicator of staffs’ educational levels and placement have been not reasonable, the cooperation factors with the interrelated ggencies are, though well interlinked ones, not optimum. With non-optimum administrative capability factors as indicated in less functional education, while the working program planning factors have been conducted though never having any acceleration in delivering services to local tax payers, and low of performance satisfaction. The recommendation based on this result is to increase organizational effectiveness through increasing PAD (Gross Domestic Tax) as being levied through tax intensiveness and extensiveness proportionally, the organizational improvement through human resources, organizational capability of Dispenda Office, and interrelated government apparatuses’ capability concerning with the regional tax and retribution providence, and make a new incentive system for increasing the performance satisfaction

Kata Kunci : Dispenda,Efektivitas Organisasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.