Hubungan antara Lama Pemakaian Alat Ortodonti Cekat dan Indeks Keberjejalan Gigi dengan Jumlah Koloni Bakteri Lactobacillus acidophilus
MISHBAHANI, drg. Cendrawasih AF., M.Kes., Sp.Ort. (K);drg. Christnawati, M. Kes., Sp. Ort. (K)
2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGISusunan gigi berjejal dapat dikoreksi dengan menggunakan alat ortodonti cekat. Penumpukan plak pada awal pemakaian alat ortodonti cekat cenderung lebih tinggi umumnya dikarenakan susunan gigi-geligi yang belum teratur sehingga adanya daerah yang sukar dijangkau oleh alat pembersih mekanis sehingga menyebabkan tertahannya bakteri plak. Lactobacillus acidophilus merupakan salah satu bakteri yang ditemukan pada plak gigi pasien ortodonti dan spesies utama dari Lactobacillus sp. yang dapat menyebabkan karies gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara lama pemakaian alat ortodonti cekat dan indeks keberjejalan gigi dengan jumlah koloni Lactobacillus acidophilus. Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan metode cross sectional. Subjek berjumlah 19 mahasiswa FKG UGM 2012 pengguna ortodonti cekat dengan kisaran umur 19-24 tahun. Subjek diukur indeks keberjejalan gigi, dicatat lama pemakaian alat ortodonti cekat dan dilakukan swab plak gigi kemudian dilakukan pengenceran 10-1 dalam larutan NaCl dan ditanam dalam media agar rogosa. Jumlah koloni bakteri setelah inkubasi 2x24 jam dihitung menggunakan colony counter. Data-data kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan berlawanan arah (r= -0,832 dan p=0,000) antara lama pemakaian alat ortodonti cekat dan jumlah koloni Lactobacillus acidophilus. Hasil juga menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan searah (r=0,730 dan p=0,000) antara indeks keberjejalan gigi dan jumlah koloni Lactobacillus acidophilus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang kuat antara lama pemakaian alat ortodonti cekat dan indeks keberjejalan gigi dengan jumlah koloni Lactobacillus acidophilus.
Crowding of teeth can be corrected with fixed orthodontic appliance. The accumulation of plaque in the early use of fixed orthodontic appliance tend to be higher due to tooth arrangement that have not been organized so that areas which are difficult to reach by mechanical properties causing retention of plaque bacteria. Lactobacillus acidophilus is a bacteria found in dental plaque of orthodontic patients and the main species of Lactobacillus sp. which can lead to dental caries. The purpose of this study was to study the correlation between duration of use of fixed orthodontic appliance and malalignment index with the number of Lactobacillus acidophilus colonies. The study was an observational analytic with cross sectional method. Subjects numbered 19 FKG UGM 2012 students who fixed orthodontic appliance users in a range of 19 to 24 years old. Malalignment index of each subject was measured, noted the duration use of fixed orthodontic appliance and in each subject was performed dental plaque swab which would be carried with dilution 10-1 in NaCl solution and embedded in rogosa agar medium. The number of bacterial colonies afer incubation 2x24 hours were calculated using colony counter. Datas were analyzed by spearman correlation test. Spearman correlation test results showed a strong correlation and in the opposite direction (r=-0,832 and p=0,000) between duration of use fixed orthodontic appliance and the number of Lactobacillus acidophilus colonies. The results also showed a strong correlation and same direction (r=0,730 and p=0,000) between malalignment index and the number of Lactobacillus acidophilus colonies. The conclusion of this study is a strong correlation between duration of use fixed orthodontic appliance and malalignment index with the number of Lactobacillus acidophilus colonies.
Kata Kunci : lama pemakaian alat ortodonti cekat, indeks keberjejalan gigi, jumlah koloni bakteri, media agar rogosa, Lactobacillus acidophilus