ANALISIS BIAYA BIBIT DI PERSEMAIAN SUMBER TANI KECAMATAN SALAMAN, MAGELANG, JAWA TENGAH
PUTERI TIYA P, Silvi Nur Oktalina, S.Hut., M.Si.
2016 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SVINTISARI Ketidakberhasilan dalam usaha persemaian yaitu tidak adanya perencanaan terlebih dahulu dalam pembuatan persemaian. Dalam merencanakan kegiatan persemaian khususnya persemaian permanen perlu dilakukan analisis biaya untuk mengetahui tingkat keuntungan dan kerugian yang diperoleh dari kegiatan persemaian permanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi dan biaya produksi bibit di persemaian Sumber Tani sehingga nantinya usaha persemaian yang dilakukan berhasil dan mendapatkan keuntungan yang optimal bagi pengusaha persemaian. Pengambilan data ini dengan wawancara dan pengamatan langsung di persemaian Sumber Tani untuk jenis sengon, jati, jeruk, dan durian. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis kuantitatif. Analisis tersebut dilakukan untuk memperoleh biaya produksi, penerimaan, pendapatan atau keuntungan, dan nilai Break Even Point (BEP). Hasil penelitian diketahui bahwa proses produksi jenis buah-buahan dan kehutanan yaitu pengisian polybag, penanaman benih, penyemprotan herbisida dan insektisida serta penyiraman. Untuk jenis buah-buahan ada penempelan atau okulasi. Biaya produksi untuk jenis sengon, jati, jeruk, dan durian berturut-turut adalah Rp 686/bibit, Rp 3690/bibit, Rp 3.115/bibit, dan Rp 4.627/bibit. Berdasarkan hasil perhitungan analisis Break Even Point, diketahui bahwa jumlah produksi bibit sengon, jati, jeruk, dan durian di persemaian Sumber Tani pada kondisi BEP masing-masing sebanyak 22.342 bibit, 1.760 bibit, 965 bibit, dan 71 bibit Dari analisis BEP diketahui bahwa persemaian Sumber Tani memperoleh keuntungan dari bibit yang diproduksi.
ABSTRACT Unsuccesfull achievment of nursery bussines is there no advance planning on the making of it. The process of nursery activities especially permanent nusery need a cost analysis to know profit and loss rate which obtained from nursery activities. The purpose is to know the process of production and seed production cost in Sumber Tani nursery so the nursery business would be a succesfull and getting an optimal profit for industrialist. The method of research used interview and direct observation in Sumber Tani nursery for Albizia chinensis, Tectona grandis, Citrus sinensis, and Durio zibethinus. Analysis data that used on this research is Quantity analysis. The analysis is used to gain production cost, admisssion fee, income, and break even point value. The result showed that production process for fruits species and forestry species is charging polybag, planting seeds, spraying herbicides and insecticide, also sprinkling. For the fruits species there is grafting. The production costs for Albizia chinensis, Tectona grandis, Citrus sinensis, and Durio zibethinus in a row is Rp 686/seed, Rp 3690/seed, Rp 3.115/seed, dan Rp 4.627/seed. Based on Break Even Point analysis, total production of Albizia chinensis, Tectona grandis, Citrus sinensis, and Durio zibethinus in Sumber Tani nursery on each BEP condition is 22.342/seed, 1.760/seed, 965/seed, dan 71/seed. From BEP analysis, Sumber Tani Nursery gained profit from production seed.
Kata Kunci : analisis biaya, persemaian, biaya produksi, analisis Break Even Point (BEP)