HUBUNGAN TEBAL HUJAN DENGAN INTERSEPSI PADA BERBAGAI KELAS KERAPATAN TAJUK TEGAKAN JATI LOKAL DI DAERAH TANGKAPAN AIR (DTA) PETAK 13 HUTAN PENDIDIKAN WANAGAMA I GUNUNG KIDUL
TATIK MUTIA SARI, Prasetyo Nugroho, S.Hut., M.Sc.
2016 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SVINTISARI Daerah Tangkapan Air (DTA) Petak 13 Hutan Pendidikan Wanagama I, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta memiliki berbagai jenis penggunaan lahan salah satunya adalah tegakan jati lokal. Berdasarkan penelitian Saifudin (2015), nilai koefisien runoff di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) tersebut tergolong rendah mendekati tinggi. Intersepsi merupakan salah satu yang mempengaruhi tingginya nilai koefisien runoff. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai intersepsi yang terjadi pada tegakan jati lokal. Penelitian ini dilakukan pada tegakan jati lokal dengan kelas kerapatan ringan, sedang dan rapat pada bulan Januari-Februari 2016. Penunjukan sampel pohon dengan cara purposive sampling. Nilai intersepsi didapatkan dari pengurangan tebal hujan dengan aliran tembus dan aliran batang. Data tebal hujan, aliran tembus dan aliran batang didapat dari pengukuran langsung di plot penelitian. Untuk memperoleh hubungan tebal hujan dengan intersepsi tajuk dilakukan analisis menggunakan software SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya intersepsi tajuk (Y) pada tegakan jati lokal dengan kelas kerapatan ringan sebesar 21,24 %, pada tegakan jati kerapatan sedang sebesar 35,95 % dan pada tegakan jati kerapatan rapat sebesar 43,98 % sehingga rata-rata intersepsi di tegakan jati lokal adalah 33,72 %. Hubungan antara tebal hujan (X) dengan intersepsi tajuk adalah berbanding lurus dengan persamaan yang dihasilkan Y = 0,2476X + 0,7419 dengan R² = 85,34%.
ABSTRACT Catchment Area at Petak 13 Wanagama I Educational Forest, Gunungkidul District, Yoyakarta has many variation of land use one of them is a local teak stand. Based on research, Saifuddin (2015), the coefficient of runoff in the catchment area Petak 13 are relatively low nearing high. Interception is one that affects the value of the coefficient of runoff. This research has a purpose to find out the value of interception on local teak standing. This research conducted on local teak stand with 3 levels of canopy density (tight, medium, rare) in January until February 2016. The tree sample is collected by using purposive sampling. Value interception obtained from the reduction of thick rain with a throughfall and stemflow. The thick rain, throughfall and stemflow obtained from direct measurement in research plots. To obtain the relationship between thick rain and interception analyzed by SPSS 23 software. The results showed that the amount of canopy interception (Y) on local teak stand with light density grade of 21,24 % , in medium density of local teak stands at 35,95 % and the rare density of local teak stands at 43,98 %, so that the average interception in local teak stands is 33,72 %. The relationship between thick rain (X) and interception is directly proportional to the resulting equation Y = 0,2476X + 0,7419 with R² = 85,34%.
Kata Kunci : Intersepsi, Kerapatan Tajuk, Tegakan Jati Lokal, Interception, Canopy Density, Local Teak Stand