Laporkan Masalah

ANALISIS PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS DALAM UPAYA PENINGKATAN AKUNTABILITAS, PELAYANAN PUBLIK DAN PEMBERANTASAN KORUPSI (Studi pada Pemerintah Kota Yogyakarta)

IKHSAN BRILIANTO, Rusdi Akbar, M.Sc., Ph.D., CMA., Ak., CA.,

2016 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Pemerintah Indonesia masih mengalami banyak kendala dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Salah satu program utama yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melaksanakan reformasi birokrasi. Kemudian, untuk mengakselerasi pelaksanaan reformasi birokrasi, pada tahun 2014 Pemerintah Indonesia gencar mengembangkan program pembangunan Zona Integritas. Pemerintah Kota Yogyakarta merupakan potret instansi yang mampu membangun Zona Integritas baik karena sudah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi sejak 2014. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui strategi pembangunan Zona Integritas di pemerintah Kota Yogyakarta; dan 2) Untuk mengetahui faktor yang berperan dalam upaya pembangunan Zona Integritas Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang strategi Pemerintah Kota Yogyaarta dalam melaksanakan pembangunan Zona Integritas dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Data dianalis dengan teknik analisis kualitatif. Berdasarkan penelitian dapat ditarik kesimpulan: 1). Pemkot Yogyakarta telah merintis pembangunan Zona Integritas secara tidak langsung sejak lama. Strategi pembangunan Zona Integritas di Pemkot Yogyakarta, terdiri dari pencanangan pembangunan Zona Integritas yang diawali proses penanda tanganan pakta integritas, proses pembangunan Zona Integritas yang meliputi pemenuhan interpretasi komponen-komponen pembangunan Zona Integritas, pembinaan dan pengawasan yang berkaitan dengan asistensi serta penilaian terhadap hasil pembangunan Zona Integritas, serta evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas di Pemkot Yogyakarta. Pemkot Yogyakarta lebih mengutamakan kualitas dari pembangunan Zona Integritas daripada kuantitas sehingga diharapkan unit percontohan baik kedinasan dan kecamatan memiliki perkembangan yang sama pesat; 2). Terdapat dua faktor pada pembangunan Zona Integritas, yakni faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung yang paling utama adalah komitmen pimpinan untuk melakukan reformasi birokrasi melalui pembangunan Zona Integritas ini. Kemudian, faktor yang menghambat dibagi menjadi internal dan eksternal. Internal berkaitan fasilitas sistem benturan kepentingan, pengendalian gratifikasi, dan lain sebagainya. Sementara itu, faktor yang eksternal merupakan faktor yang sulit untuk dikelola, yaitu pihak ketiga yang berhubungan dengan Pemkot Yogyakarta.

The Indonesian government still has many obstacles in realizing good governance. One of the major programs undertaken by the government to overcome this is to conduct bureaucratic reform. Thus, in order to accelerate the implementation of bureaucratic reform, in 2014 the Government of Indonesia intensively developed Integrity Zone Program. Yogyakarta City Government is an institution that has been abled to build Integrity Zone well. It can be seen from Wilayah Bebas Korupsi Award that has been received. Therefore, this study aims: 1) To determine the development strategy of the government Zone Integrity in Yogyakarta City; and 2) To determine the factors that play a role in development of :Zone Integrity Yogyakarta.9 This research is a descriptive analysis that aims to get an overview of the strategy Yogyakarta City Government in implementing development of Integrity Zone with a qualitative approach. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation and literature. Data were analyzed by qualitative analysis techniques. Based on the research conclusions can be drawn: 1). Yogyakarta City Government has pioneered the development of the Integrity Zone indirectly for a long time. Strategy development zone Integrity in Yogyakarta city government, consists of launching the construction zone Integrity that begins the process of signing the integrity pact, the development process Integrity Zone which include compliance with the interpretation of the components of the construction Integrity Zone, guidance and supervision, and also evaluation of on development of Integrity Zone. Yogyakarta city government prefer the quality of the construction zone integrity rather than quantity so there is no gap among the work unit; 2). There are two factors in the development zone Integrity, namely enabling and inhibiting factors. The most important factor in enabling the development is the commitment of the leaders to reform the bureaucracy through the construction Integrity Zone. Then, factors that inhibit divided into internal and external. Internal conflicts of interest related to system facilities, gratuities control, and so forth. Meanwhile, external factors are factors that are difficult to manage, which is a third party related to the municipal government of Yogyakarta.

Kata Kunci : Zona Integritas, Tata kelola pemerintahan yang baik, Akuntabilitas, Pelayanan Publik, Korupsi

  1. S1-2016-328471-abstract.pdf  
  2. S1-2016-328471-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-328471-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-328471-title.pdf