Laporkan Masalah

Studi tentang pemanfaatan dan kualitas buku teks siswa SMU di DKI Jakarta :: Suatu evaluasi implementasi kebijakan perbukuan

NAWAWI, Nahdiana, Prof.Dr. Zamroni

2003 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi prestasi siswa SMU di Propinsi DKI Jakarta, khususnya Kota Jakarta Timur, yang cenderung stagnan pada grade cukup atau baik/memuaskan, padahal pemerintah secara berkelanjutan telah mendistribusikan buku teks secara cuma-cuma kepada siswa-siswa SMU. Dengan latar belakang demikian, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas buku teks SMU dan pemanfataan di kalangan siswa SMU di wilayah Kota Jakarta Timur. Penelitian menggunakan metode deskriptif, dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner, wawancara, observasi dan penelusuran dokumentasi, dengan responden/informan terdiri atas 374 siswa SMU, 14 guru, 9 kepala sekolah, dan beberapa pejabat terkait. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi kualitas buku teks SMU secara umum cukup baik, namun masih memiliki sejumlah kekurangan atau kelemahan dari aspek: isi, penyajian, bahasa dan ilustrasi. Sementera itu, secara kuantitas pemanfaatan buku teks belum optimal untuk keperluan siswa SMU di wilayah Jakarta Timur, sebagai akibat dari keterbatasan dana dan distribusi yang tidak merata. Hal ini mendorong para guru berusaha menggunakan buku-buku pelajaran pelengkap yang diterbitkan oleh penerbit swasta. Akumulasi persoalan kualitas dan pemanfataan buku teks SMU tersebut antara lain disebabkan oleh kebijakan buku teks yang kurang rinci dan tegas, keterbatasan anggaran negara, kemampuan sumber daya manusia, terutama yang bergerak dalam bidang penulisan buku teks (penyajian naskah, ilustrasi dan penggunaan bahasa). Berdasarkan hasil penelitian maka rekomendasi yang diusulkan antara lain, bahwa dalam kebijakan perbukuan perlu melibatkan unsur pemerintah daerah dan memberi wewenang penuh terhadap penyusunan, pengadaan, dan pendistribusian buku teks, sedangkan pemerintah pusat hanya memberikan standar pelayanan minimal. Selain itu, pendanaan diarahkan pada sistem "Block Grant" guna memberdayakan potensi sekolah (lembaga pendidikan) dan memotivasi peranserta masyarakat. Untuk kepentingan tersebut, diperlukan pembinaan terhadap para penulis buku teks di tingkat pusat dan daerah. Selain itu, pemerintah juga perlu meningkatkan/memperhatikan alokasi anggaran untuk pengadaan buku teks.

This research is inspired by students’ achievement of senior high schools in DKI Jakarta, especially in East Jakarta municipal that tends to stagnate at grade Average, Good or Satisfactory. Given the fact that the government has continually distributed textbooks to students, this research is aiming at digging information on quality of distributed textbooks and the utilization by students in the associated schools. Method used in this research is descriptive through questionnaire, class observation, interview and documentary studies. Respondents participating in the study consist of 374 students, 14 teachers, 9 schoolprincipals and several officials in The Ministry of National Education. Findings of the studies reveal that the textbooks are of good quality; somehow improvement is still required especially in wording, content, illustration, and layout. In case of utilization, the text books are not optimally used due to the number of books distributed does not suffice the number of the students in East Jakarta. The above condition is due to such factors as: shortage of fund; uneven distribution of textbooks; unclear and less detailed policy; and less capable human resources involved in textbook writing. The above factors have encouraged teachers to use additional textbooks from private publishers. Based on the finding, the research recommends among other things: that formulation of policy concerning textbooks distribution should involve local government and the role of central government should be less in the writing stage, procurement and distribution textbooks The government should encourage textbook writers at central and local levels; and funding system should be in block grant system to empower schools and the society. More attention should be paid to the fund allocation for textbooks procurement

Kata Kunci : Kebijakan Kependidikan,Buku Teks,Pemanfaatan dan Kualitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.