HUBUNGAN ANTARA JENIS KELAMIN DAN BIDANG STUDI DENGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN GIGI
TIARADHITA D, Dr. drg. Dibyo Pramono, S.U., M.DSc. ; drg. Lisdrianto Hanindriyo, MPH, Ph.D
2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN GIGIKecemasan adalah suatu keadaan suasana hati yang negatif dengan ketegangan jasmani saat seseorang mengantisipasi kemungkinan datangnya bahaya. Kecemasan bukanlah suatu penyakit melainkan suatu reaksi normal terhadap situasi yang menekan dan timbul secara tersendiri maupun dengan gejala lain. Semua mahasiswa yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dapat mengalami tingkat kecemasan yang berbeda-beda. Perbedaan tingkat kecemasan dapat dilihat dari jenis kelamin dan bidang studi yang dipelajarinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan terhadap pelayanan kesehatan gigi di RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta berdasarkan jenis kelamin dan bidang studi pada mahasiswa program sarjana Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini merupakan penelitan analitik menggunakan metode penelitian korelatif dengan pendekatan cross sectional yang subjek penelitiannya sebanyak 60 responden terbagi menjadi 4 kelompok yang terdiri dari laki-laki dari bidang studi kesehatan, laki-laki dari bidang studi non-kesehatan, perempuan dari bidang studi kesehatan, dan perempuan dari bidang studi non-kesehatan. Untuk mengukur tingkat kecemasan mereka, masing-masing subjek yang memenuhi kriteria mengisi kuesioner HADS yang terdiri dari 7 pertanyaan yang berhubungan dengan kecemasan sebelum mendapatkan pelayanan kesehatan gigi secara individual. Hasil penelitian dianalisis menggunakan anova satu arah kemudian dilanjutkan dengan menggunakan anova dua arah dengan p<0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan bidang studi dengan tingkat kecemasan terhadap pelayanan kesehatan gigi di RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta (p = 0,001). Tingkat kecemasan paling tinggi yaitu pada mahasiswa perempuan bidang studi non-kesehatan.
Anxiety is a state of negative mood with physical tension when someone anticipates the possibility of danger. Anxiety is not a disease, but it is a normal reaction to stressful situations and it raises individually or with other symptoms. All students who get the dental care can experience various of anxiety levels. The differences of their anxiety level can be seen from their gender and field of study. The aim of this study is to determine the correlation anxiety level of dental care at RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta between gender and field of study at undergraduate students of Gadjah Mada University. This study is analytical study used correlation methods with cross sectional study whom the subjects were about 60 respondents divided into 4 groups, they were males from field of health studies, males from field of non-medical studies, females from field of health studies, and females from field of non-medical studies. To measure their anxiety levels, each subject who fulfills the criteria filled out HADS questionnaire which consists of seven questions dealing with anxiety before getting dental health care which filled individually. Results of the study were analyzed using one-way ANOVA followed by using two-way ANOVA with p<0,05. The results showed a significant correlation between gender and field of study to the anxiety level of dental care at RSGM Prof. Soedomo Yogyakarta (p=0.001). The highest levels of anxiety was shown by female students from non-medical studies.
Kata Kunci : Kecemasan, Jenis Kelamin, Bidang Studi, Pelayanan Kesehatan Gigi, Anxiety, Sex, Field of Study, Dental Care