Laporkan Masalah

Pengaruh Ekstrak Cengkeh (Syzygium aromaticum) Terhadap Kemampuan Adhesi Bakteri Porphyromonas gingivalis (Kajian In Vitro)

CLAUDIA FENTIKA, drg. H. Dedy Kusuma Yulianto, M. Biotech; drg. Ruslin, M. Kes., Ph.D

2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Halitosis adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan bau tidak sedap yang keluar dari mulut. Penyebab utama dari halitosis adalah senyawa metil merkaptan yang merupakan produk hasil aktivitas bakteri. Porphyromonas gingivalis adalah bakteri gram negatif yang menghasilkan metil merkaptan dalam jumlah banyak. Porphyromonas gingivalis melakukan kemampuan adhesi menggunakan fimbria dan lipopolisakarida yang kemudian berkoloni dan berinvasi pada sel pejamu untuk melakukan aktivitas proteolitik dan menyebabkan halitosis. Cara tepat untuk mengatasi halitosis adalah dengan menggunakan bahan antibakteri herbal. Ekstrak cengkeh (Syzygium aromaticum) memiliki kandungan-kandungan minyak atsiri eugenol, tanin, vanilin, flavonoid, dan triterpenes yang dapat merusak faktor adhesi Porphyromonas gingivalis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap kemampuan adhesi bakteri Porphyromonas gingivalis. Uji antibakteri dilakukan dengan metode uji daya adhesi. Pada tabung kaca dibuat salivary pellicle yang kemudian ditambahkan suspensi Porphyromonas gingivalis konsentrasi 108CFU/ml pada media BHI. Kelompok kontrol positif klorheksidin 0,2%, kontrol positif akuades, ekstrak cengkeh konsentrasi 40%, 60%, dan 80% kemudian ditambahkan pada masing-masing tabung dan diinkubasi. Setelah inkubasi 18 jam, dilakukan perhitungan densitas optik dengan spektrofotometer 600 nm. Data densitas optik dilakukan perhitungan rumus dan didapatkan hasil data berupa persentase adhesi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan (p<0,050) antara akuades terhadap pemberian klorheksidin dan ekstrak cengkeh konsentrasi 40%, 60%, dan 80%. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara konsentrasi ekstrak cengkeh 40%, 60% dan 80% yang diujikan dan tidak terdapat perbedaan signifikan juga antara klorheksidin 0,2% terhadap berbagai konsentrasi ekstrak cengkeh yang diujikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak cengkeh (Syzygium aromaticum) berpengaruh dalam penurunan kemampuan adhesi bakteri Porphyromonas gingivalis.

Halitosis is a term used to describe an unpleasant odors from oral cavity. The main cause of halitosis is methyl mercaptan which a product of bacterial activity. Porphyromonas gingivalis is a gram negative bacterial that produced large amount of methyl merkaptan. Porphyromonas gingivalis performability of adhesion using fimbriae and lipopolisakarida which then colonize and invade to the host cell to make proteolitic activity that causes halitosis. The proper way to solve halitosis is to eliminate the main cause by using mouthwash. Extraxt of clove (Syzygium aromaticum) has composisition of essential oil eugenol, tannins, vanilin, flavonoids, and triterpenes which can damage adhesion factor of Porphyromonas gingivalis. The purpose of this study is aimed to determine the effects of extracts clove (Syzygium aromaticum) on the ability of Porphyromonas gingivalis bacteria adhesion. This antibacteria study used adhesion method. In the glass tube was made salivary pellicle and suspension of Porphyromonas gingivalis in BHI medium with 108CFU/ml was cultured. The group of klorheksidin 0,2% as positive control, distilled water as negative control, clove extract concentration 40%, 60%, and 80% were added to each tube and incubated them. After 18 hours incubation, total optical density was calculated with spectrofotometry 600 nm. Optical density was calculated with the formula and the result was obtained data of percentage adhesion. These results shows that there are significant differences (p<0,05) between the distilled water and chlorhexidine 0,2% and clove extract concentration 40%, 60% and 80%. There is no significant difference between clove extract concentration 40%, 60%, and 80% tested and there is no significant difference either between chlorhexidine 0,2% againsts various concentration of clove extract. The conclusion of this study is extract of clove (Syzygium aromaticum) effect in decreasing the ability of adhesion Porphyromonas gingivalis.

Kata Kunci : Syzygium aromaticum, Adhesi, Porphyromonas gingivalis, Halitosis.