KEANEKARAGAMAN ANGGOTA ACARINA PADA UNIT PERKEBUNAN TEH BEDAKAH, PT. TAMBI, KERTEK, WONOSOBO, JAWA TENGAH
BRIGITTA RAHMA, Soenarwan Hery Poerwanto, S.Si., M.Kes.
2016 | Skripsi | S1 BIOLOGIIndonesia saat ini adalah negara produsen teh (Camellia sinensis L. Kuntze) terbesar ketujuh di dunia. Teh Indonesia yang diekspor terutama berasal dari perkebunan besar di negara ini, baik yang dimiliki negara maupun swasta. Budidaya tanaman teh (Camellia sinensis L. Kuntze) umumnya dilakukan secara monokultur, sehingga mengakibatkan munculnya berbagai jenis hama. Perkebunan teh di Indonesia tersebar luas diberbagai daerah dataran tinggi salah satunya yaitu Unit Perkebunan Teh Bedakah, PT. Perkebunan Tambi yang berlokasi di Desa Tlogomulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman dan peran Acarina di Perkebunan Teh Bedakah, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan April � Mei 2016. Sampel penelitian berupa daun, seresah dan tanah tanaman teh diambil dari zona bawah, tengah dan atas. Setiap zona ketinggian diambil 7 titik sampling secara acak. Parameter lingkungan yang diukur yaitu suhu udara, pH, kelembaban tanah, suhu tanah dan ketinggian. Identifikasi sampel dengan menggunakan buku Manual of Acarology (Krantz, 1978). Keanekaragaman Acarina dianalisis dengan indeks Shanon - Weiner. Acarina yang ditemukan pada Perkebunan Teh Bedakah sebanyak 11 Spesies dari 9 Family yaitu Parasitidae, Scheloribatidae, Laelapidae, Macrochelidae, Acaridae, Sejidae, Mochlozetidae, Cunaxidae, dan Ologamasidae. Acarina yang ditemukan pada penelitian ini berperan sebagai fitofag, predator, saprofag, parasit, dan dekomposer. Indeks keanekaragaman pada Unit Perkebunan Teh Bedakah di berbagai ketinggian termasuk kategori sedang.
Indonesia is currently the seventh largest producer of tea (Camellia sinensis L. Kuntze) of the world. Indonesian exported tea mainly comes from large estates in the country, both state owned and private. Cultivation of tea (Camellia sinensis L. Kuntze) is generally performed in monoculture, resulting in the emergence of various kinds of pests. Tea plantations in Indonesia are widespread in many upland areas one of which is Unit Bedakah Tea Plantation, PT. Perkebunan Tambi located in the village of Tlogomulyo, District Kertek, Wonosobo, Central Java. The purpose of this study was to determine the diversity of Acarina and its role in Bedakah Tea Plantation, District Kertek, Wonosobo, Central Java. The study was conducted in April - May 2016. The research sample in the form of leaves, litter and soil of tea plants were taken from the lower, middle and upper. 7 points random sampling. was taken from each zone elevation. Environmental parameters measured are air temperature, pH, soil moisture, soil temperature and altitude. Identification of samples using the Manual of Acarology (Krantz, 1978). The diversity of Acarina analyzed by Shannon - Weiner index. Acarina which are found in tea plantation Bedakah as many as 11 species of 9 Family are Parasitidae, Scheloribatidae, Laelapidae, Macrochelidae, Acaridae, Sejidae, Mochlozetidae, Cunaxidae, and Ologamasidae. Acarina which are found in this study serves as fitofag, predator, saprofag, parasites, and decomposers. The index of diversity oft Tea Plantation Unit Bedakah at various heights are medium category.
Kata Kunci : Acarina, Teh, Keanekaragaman, Dominansi