Grammatical Errors Made by the Tour Guides in Kraton Yogyakarta
FAHMA INAYAH PUTRI, Thomas Joko Priyo Sembodo, S.S., M.A.
2016 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRISPenelitian ini mendiskusikan tentang kesalahan gramatika yang dilakukan oleh tiga pramuwisata di Kraton Yogyakarta. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti macam-macam kesalahan dalam berbicara dalam Bahasa Inggris ketika para pramuwisata tersebut memandu wisata. Peneliti mengidentifikasi kesalahan umum dengan teori kesalahan gramatika yang diklasifikasi menjadi lima tipe yang dijabarkan oleh Ellis and Barkhuizen (2005) dan Dulay (1982). Berdasarkan pada analisa data, sebanyak 1000 pengucapan dikategorikan sebagai kesalahan gramatika. Tipe-tipe pelanggaran yang diklasifikasikan sesuai dengan teori kesalahan gramatika oleh Ellis and Barkhuizen dan Dulay adalah: kesalahan penghilangan, kesalahan penambahan, misinformasi/penggantian (kesalahan regularisasi, kesalahan archi-forms, dan kesalahan pergantian bentuk), kesalahan penyusunan, dan kesalahan pencampuran. Penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penghilangan merupakan kesalahan yang paling sering terjadi dengan persentase 40,4%, kesalahan archi-forms merupakan kesalahan paling sering terjadi kedua dengan persentasi 20,2%, lalu disusul oleh kesalahan penambahan dengan persentase 16,2%, kesalahan pergantian bentuk sebesar 8,2%, kesalahan penyusunan sebesar 8%, kesalahan pencampuran sebesar 3,9%, dan kesalahan regularisasi sebesar 3,1%. Penyebab kesalahan gramatika yang dibuat oleh pramuwisata tersebut adalah kurangnya pengetahuan mereka tentang struktur gramatika yang dikarenakan oleh latar belakang masing-masing pramuwisata.
This research discusses grammatical errors which are made by three tour guides in Kraton Yogyakarta. The objective of the research is to discover the types of errors in speaking English when the tour guides in Kraton Yogyakarta do the guiding. The researcher identified and classified the common errors according to theory of grammatical error which were classified into five types proposed by Ellis and Barkhuizen (in Taher: 2011) and Dulay (1982). Based on the data analysis, 1000 utterances were considered as grammatical errors. Types of error which were classified according to Ellis and Barkhuizen and Dulay namely: Error of Omission, Error of Addition, Misinformation/Substitution (Regularization Error, Archi-forms, and Alternating Forms), Misordering, and Blends. The analysis showed that error of omission was the most frequent error occurred with the percentage of 40.4%, the second most frequent occurred to Archi-forms with the percentage of 20.2%, then followed by error of addition with the percentage of 16.2%, alternating-forms with the percentage of 8.2%, misordering with the percentage of 8%, blends with the percentage of 3.9%, and regularization error with the percentage of 3.1%. The cause of grammatical errors made by the tour guides were the lack of their knowledge of grammar structure which came from each of the tour guides’ background.
Kata Kunci : kesalahan, kesalahan gramatika, pramuwisata