Laporkan Masalah

PERENCANAAN KAWASAN WISATA KEBUDAYAAN DAN REKREASI DI KOTA CIREBON

CITRA PRATIWI, Ir. Didik Kristiadi, MLA., MAUD.

2016 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

INTISARI Jika dilihat dari letak geografisnya Kota Cirebon merupakan suatu kota transit yang strategis untuk dikembangkan. Hal tersebut menimbulkan percampuran berbagai nilai seni dan kebudayaan yang menjadi suatu potensi dan daya tarik tersendiri untuk berwisata. Seperti adanya Keraton Kesepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, Kawasan Pecinanan, Kawasan Kota Tua serta Taman Ade Irma Suryani yang berada dalam satu lingkup kawasan. Kota Cirebon mengalami perkembangan kota yang cukup pesat, hingga secara tidak langsung membuat nilai sosial kebudayaan pudar dan daya tarik wisata di Kota Cirebon ikut menurun. Dengan ditandai oleh adanya degradasi tata bangunan lingkungan, penurunan citra kawasan serta minimnya layanan sarana prasarana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan wisata. Namun tidak hanya itu, kini masyarakat semakin membutuhkan wisata sekaligus rekreasi yang dapat dilakukan pada waktu senggang diantara hiruk-pikuk kegiatan kota. Pada dasarnya setiap wisata memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Namun sayangnya setiap lokasi wisata tersebut belum terintegrasi dan masih berkembang sendiri-sendiri. Upaya pengembangan wisata dilakukan dilakukan agar tujuan-tujuan wisata menjadi kesatuan kawasan yang terintegrasi serta dapat meningkatkan kembali daya tarik wisata melalui perencanaan elemen fisik (urban design) pada kawasan sebagai ruang berwisata dan rekreasi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

ABSTRACT If we scan the geographical of Cirebon Town site that its one of strategic transit for developing. It proceeds the miscellaneous for art work and culture which is able to be one potencial object and desire object for tourism. There stands a Kasepuhan palace, Kanoman palace, Kacirebonan palace, Pecinan estate, Old town estate and Cirebon Waterland Ade Irma Suryani Park are located in one place. Nowdays, Cirebon has progressed quick enough, thats why it unfortunately makes the social and cultural volume disappear, also the desiresbility tourism in this town descrease. On of the factor of them is degrading for building surrounding arrangement, the decrease of site image and lack of facility service, especially for raising the tourism demand. But, nowdays almost the societies not only need the tourism but also need recreation when able to spend their time in a leasure time in town among the busy and crowded activity in a daily. The point for tourism has characteristic for desirability to visit. But, unfortunately each tourism object has not integrated and developed yet individually. The efforts to develope this tousrism has done so that the objectives on tourism becomes one integrated place and its able to get back desirability tourism object through physic element (urban design) as tourism place and recreation as the expectation suitable with the societies�¢ï¿½ï¿½ need so that it can get lots of benefit for the next generation continually.

Kata Kunci : Kata kunci: Perencanaan kawasan, kawasan wisata, wisata kebudayaan, kawasan rekreasi, rekreasi, integrasi, integrasi kawasan, Keraton Cirebon, Kota Cirebon