ANALISIS KOMODITAS HORTIKULTURA UNGGULAN DI KABUPATEN LEBAK
IMELDA APRILIA, Prof. Dr. Ir. Masyhuri; Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, M.S.
2016 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)Sayuran dan buahan tergolong dalam komoditas hortikultura yang dihasilkan di Kabupaten Lebak. Analisis komoditas hortikultura unggulan merupakan salah satu cara untuk mengembangkan komoditas yang dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Lebak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) komoditas sayuran dan buahan unggulan, (2)trend komoditas sayuran dan buahan unggulan, dan (3) struktur dan pola pertumbuhan komoditas sayuran dan buahan di Kabupaten Lebak. Penelitian ini menggunakan data sekunder nilai produksi komoditas buahan dan sayuran di Kabupaten Lebak tahun 2010-2014. Metode yang digunakan, yaitu analisis Location Quotient (LQ), Dynamic Location Qoutient (DLQ), gabungan LQ dan DLQ, analisis trend,shift share, dan tipologi klassen. Hasil penelitian menunjukan komoditas sayuran dan buahan unggulan pada tahun penelitian, yaitu kacang panjang, terung, buncis, mentimun, dan pisang; komoditas yang diharapkan unggulan dimasa yang akan datang, yaitu kacang panjang, buncis, mentimun, sawi, mangga, sawo, dan pisang; komoditas yang tidak mengalami reposisi (tetap unggulan dimasa sekarang dan yang akan datang), yaitu kacang panjang, buncis, mentimun, dan pisang; komoditas unggulan yang memiliki nilai trend yanng positif dan signifikan, yaitu kacang panjang; komoditas yang memiliki nilai shift share positif, yaitu kacang panjang, cabe merah, tomat, mentimun, sawi, cabe rawit, mangga, jeruk siam, sawo, pepaya, pisang, dan salak; dan komoditas yang tergolong komoditas maju dan tumbuh cepat, yaitu kacang panjang dan mentimun.
Vegetables and fruits are classified in horticultural commodities produced in Lebak District. Analysis of the leading horticultural commodities is one way to develop a commodities that can boost the economy in Lebak District. This study aims to determine: (1) leading commodities vegetables and leading fruits, (2) the trend of leading vegetables and leading fruit, and (3) the structure and pattern of growth vegetables and fruits in Lebak District. This study uses secondary data value of production vegetables and fruits in Lebak District in 2010-2014. The method used are: the Location Quotient (LQ), Dynamic Location Qoutient (DLQ), combined LQ and DLQ, trend analysis, shift share and klassen typology. The results showed that vegetables and fruits were leading on years of study, namely beans, eggplant, green beans, cucumbers and bananas; commodities are expected to seed the future, namely beans, green beans, cucumbers, cabbage, mango, sapodilla, and bananas; commodities do not undergo repositioning (still leading in the present and future), namely beans, green beans, cucumbers, and bananas; commodities that has value trend is positive and significant, namely long beans; a commodities that has value positive shift share, namely beans, red pepper, tomato, cucumber, mustard, cayenne pepper, mango, citrus, sapodilla, papaya, banana, and bark; and commodities are classified as commodities advanced and fast growing, namely long beans and cucumbers.
Kata Kunci : komoditas hortikultura, komoditas unggulan, trend, pola struktur komoditas/ : horticulture commodities, leading commodities, trends, structure and pattern of growt