Laporkan Masalah

Kajian evaluasi proyek percontohan Aquaculture di kawasan Segara Anakan Cilacap

WAHYUDI, Dr. Nasikun

2003 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penelitian ini merupakan evaluasi sumatif terhadap program percontohan aquaculture seluas 20 hektare di Kawasan laguna Segara Anakan, Cilacap Jawa Tengah dan merupakan salah satu program dalam Proyek Konservasi dan Pengembangan Kawasan Segara Anakan, Cilacap atau Project Management Office-Segara Anakan Conservation and Development Project. Proyek ini merupakan kebijakan pemerintah untuk mempertahankan dan melestarikan ekosistem Segara Anakan yang mempunyai ekosistem yang unik dan memiliki nilai ekonomi tinggi, yaitu tempat pemijahan ikan, udang dan biota air lainnya. Program percontohan ini terletak di desa Panikel. Desa paling barat di kawasan yang berpenduduk 3.679 ini, ' 16/67 persennya adalah berprofesi sebagai nelayan. Aquaculture biasa disebut juga dengan Sea Farming atau Mariculture adalah usaha budidaya organisme air, baik pada air tawar, air asin ataupun air payau yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam penelitian ini pengertain tersebut dibatasi pada pengertian usaha tambak, baik udang, ikan maupun kepiting. Penelitian ini merupakan evaluasi terhadap efektivitas program percontohan dan partisipasi masyarakat Panikel dalam kegiatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian studi kasus ini adalah metode Deskriptif. %saran dari penelitian ini adalah 3 kelompok petani/nelayan, Dinas Perikanan dan Kelautan, dan Project Management Office (PMO). Data primer diambil dari wawancara kepada SaSaran dan obsetvasi. Sedang data sekunder diambil dari dokumen-dokumen resmi. Hasil analisis penelitian menunjukkan adanya partisipasi kelompok sasaran sejak perencanaan maupun pelaksanaan progaram, termasuk pelibatan lembaga lokal. Pemberdayaan masyarakat lokal terselenggara melealui tiga kelompok. Sedangkan partisipasi masyarakat antara lain: desa memberi kemudahan peijinan, sementara LSM membantu pendampingan dan juga kontrol. Program percontohan juga mencapai target has lahan, bahkan mencapai 22 hektare. Namun dari sisi produksi kurang berhasil. Hanya kurang dari lO0/o setiap kali saat panen. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapt disarankan untuk program yang akan datang agar lebih berhasil, maka perlu: (1) tetap melibatkan lembaga lokal, (2) memilih pola semi-intensif, (3) memilih jenis ikan yang tahan perubaan salinitas, (4) meningkatkan monitoring, dan (5) menjaga kualitas air kolam

The research is a summative evaluation in process of giving example program of aquaculture as wide as 20 hectares in Segara Anakan lagoon, Cilacap Central Java, as one of the program Segara Anakan Consevation and Development Project as a Government policy to defend and preserve the Segara Anakan ecosystem which has the unique ecosystem and high economy value; means; fish spawning place, shrimp and other element. The process of giving example program is in Panikel, the westest village in area which has 3,679 population, and 16,67 O/O as the sailor. Aquaculture or usually mentioned sea farming and Mari culture is cultivation enterprise of water organism, in neither fresh water nor brain to get profit. Definition in his research is limited on embankment of fish, shrimp nor crap. The research is an evaluation of process of giving example program effectivelyand the participation of society in Panikal in the program. Case study of this research is use the survey method. The target of this research is in three groups, farmer/sailor. The primary date taken from interview of object and observation. While the secondary data taken from the official documents. The result of the research indicate that was involving by group object since planning nor program realization, also local institution involving. The local society effort has been realized by 3 groups. While the participation of local institutes; supported in permit ease, assistance and control. Process of giving example program also reach wide area target, in fact, reach 22 hectare. However, it is not so success in production side. It is less than 10 O/O in every harvest season. Based on the result of the research, there was suggested in order the same program in future that must be need; (1) to involve the local institute, (2) chose the semi-intesive system, (3) choose kinds of fish defending in changing salinity, (4) raised of monitoring, and (5) controll water aualitv.

Kata Kunci : Program Pemerintah Daerah,Aquaculture,Evaluasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.