Laporkan Masalah

HUBUNGAN USIA, JUMLAH KOMORBID DAN JUMLAH OBAT YANG DIGUNAKAN DENGAN KEJADIAN DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN ANEMIA

AULIA PREHASTIWI, Dr. Tri Murti Andayani, Sp. FRS., Apt.

2016 | Skripsi | S1 FARMASI

Terapi pasien penyakit ginjal kronik (PGK) dengan anemia tidak hanya menggunakan obat antianemia namun disertai penggunaan obat lain untuk mengatasi komorbid yang ada. Penggunaan obat dengan jumlah banyak tersebut dapat menyebabkan terjadinya drug related problems (DRPs) yang berpengaruh terhadap hasil terapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian DRPs dan mengetahui hubungan antara usia, jumlah komorbid dan jumlah obat yang digunakan dengan DRPs pada pasien penyakit ginjal kronik dengan anemia rawat inap di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross-sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah pasien PGK dengan anemia rawat inap di RSUP Dr. Sardjito yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medis, selanjutnya dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi DRPs meliputi terapi obat yang tidak perlu, perlu terapi obat tambahan, dosis terlalu rendah, adverse drug reaction dan dosis terlalu tinggi, serta analisis menggunakan Chi-square untuk melihat hubungan antara usia, jumlah komorbid dan jumlah obat yang digunakan dengan DRPs. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap 50 pasien, sebanyak 68% pasien mengalami DRPs dengan total sebanyak 58 kejadian. Jumlah kejadian setiap kategorinya yaitu terapi obat yang tidak perlu 7 (12,07%) kejadian, perlu terapi obat tambahan 17 (29,31%) kejadian, adverse drug reaction 10 (17,24%) kejadian dan dosis terlalu tinggi 24 (41,38%) kejadian. Terdapat hubungan antara usia (p = 0,044) dan jumlah obat yang digunakan (p = 0,016) dengan DRPs dan tidak terdapat hubungan antara jumlah komorbid dengan DRPs (p = 0, 434).

Treatment of chronic kidney disease (CKD) patients with anemia not only using antianemia agent but also other drugs to resolve the comorbid. The use of of drugs in large quantities may lead to drug-related problems (DRPs), which affect the therapeutic outcome. The objective of this study was to determine the incidence of DRPs and determine the relation between age, the number of comorbid and the number of drugs used with DRPs in CKD with anemia hospitalized patient at RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. This study is a cross-sectional analytical study. Subjects in this study were CKD with anemia hospitalized patients at RSUP Dr. Sardjito who met the inclusion criteria. The data were collected retrospectively from patient�s medical records that subsequently descriptively analyzed to identify DRPs including unnecessary drug therapy, needs additional drug therapy, dosage too low, adverse drug reaction and dosage too high, and analysis using the Chi-square to see the relation between age, the number of comorbid and the number of drugs used with DRPs. Based on the research that has been done on 50 patients, as many as 68% of patients experienced DRPs with total 58 events. The number of events for each category that unnecessary drug therapy were 7 (12.07%), needs additional drug therapy were 17 (29.31%), adverse drug reactions were 10 (17.24%) and dosage too high were 24 (41.38%). There were relation between age (p = 0.044) and the number of drug used (p = 0.016) with DRPs and there was no relation between the number of comorbid with DRPs (p = 0.434).

Kata Kunci : Drug related problems, penyakit ginjal kronik, anemia, usia, jumlah komorbid, jumlah obat yang digunakan

  1. S1-2016-331154-abstract.pdf  
  2. S1-2016-331154-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-331154-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-331154-title.pdf