VARIASI AKSIAL DAN RADIAL SIFAT FISIKA DAN DIMENSI SERAT KAYU GAYAM (Inocarpus fagifer (Parkinson ex Zollinger) Fosberg) YANG TUMBUH DI SLEMAN, YOGYAKARTA
DITIA WAHDIYANI FAIRY, Dr.Ir. Sri Nugroho Marsoem, M.Agr.Sc.
2016 | Skripsi | S1 KEHUTANANGayam merupakan salah satu jenis kayu kurang dikenal yang banyak dijumpai di hutan rakyat, dan meskipun kayu gayam dapat digunakan namun, umumnya hanya digunakan untuk bahan bakar. Salah satu kelemahan kayu gayam adalah bagian pangkal batangnya beralur. Untuk meningkatkan peran kayu gayam sebagai bahan bakar menjadi kayu pertukangan dan/atau bahan baku industri pulp telah dilakukan penelitian ketinggian batang beralur dan sifat fisika dan dimensi serat kayu gayam. Tiga batang pohon gayam bebas cacat yang sudah ditebang mula-mula diukur ketinggian batang beralur dan juga sifat fisika dan dimensi serat untuk menentukan kegunaan potensial dari kayu tersebut. Sampel kayu dibedakan berdasarkan tiga kedudukan aksial yaitu pangkal, tengah, dan ujung dan tiga kedudukan radial yaitu dekat hati, tengah, dan dekat kulit. Penelitian ini menggunakan metode British Standard No 373 tahun 1957 dan IAWA 1989 dan dianalisis menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu gayam memiliki rerata ketinggian batang bebas alur sebesar 2,4 m. Nilai rerata kadar air segar dan kadar air kering udara sebesar 66,75% dan 10,27%. Nilai berat jenis kondisi segar, kering udara dan kering tanur sebesar 0,50, 0,53, dan 0,54. Nilai penyusutan longitudinal, tangensial, dan radial dari kondisi segar sampai kering udara sebesar 0,11%, 2,12%, dan 1,55%. Penyusutan dari kondisi segar sampai kering tanur sebesar 0,18%, 4,94%, dan 3,11%. Rasio penyusutan T/R dari kondisi segar sampai kering tanur sebesar 1,64. Nilai rerata dimensi serat dari panjang serat, diameter serat, diameter lumen dan tebal dinding serat sebesar 0,87 mm, 16,93mikro m, 13,02mikro m dan1,71mikro m. analisis varian menunjukkan kedudukan aksial pada diameter serat dan diameter lumen memiliki variasi yang signifikan. Variasi yang signifikan tidak ditemukan pada sifat fisika kayu gayam
Gayam (Inocarpus fagifer (Parkinson ex Zollinger) Fosberg) is one of the lesser-known wood that found in community forest, even gayam wood is useable but commonly only used as firewood. One of gayam wood flaws was its lower grooves-trunk. To improve gayam wood role as fire-wood tobe carpentry wood and/or pulp industry material, free-grooves trunk height, physical characteristic and fiber dimension was conducted. Three gayam tree free from defects thats been cut down was measured its grooves trunk height and also physical characteristic and fiber dimension to determine its potential utilization. Wood sample distinguished based on three axial position i.e. base, middle, end and three radial position i.e. near pith, middle, and near bark . this research method using British Standard No 373, 1957 and IAWA 1989 and analyzed using Completely Random Design (CRD) The result showed that gayam wood has average value of green moisture content 66,75% and air-dry moisture content 10,27%. The mean specific gravity by green volume, air-dry volume, and oven-dry volume were 0,50, 0,53, and 0,54 respectively. The shrinkage values of longitudinal, tangential, and radial from green to air-dry condition were 0,11%, 2,12%, and 1,55%. Shrinkage values from green to oven-dry condition were 0,18%, 4,94%, and 3,11%. T/R shrinkage ratio mean from green to oven-dry were 1,64. The variation values of fiber dimension from fiber length, fiber diameter, lumen diameter and cell wall thickness were 0,87 mm, 16,93 mikro m, 13,02mikro m and 1,71mikro m respectively. Analysis of variance showed axial position factor affect significantly to fiber diameter and lumen diameter. All physical properties did not showed any significant differences
Kata Kunci : kayu gayam, sifat fisika, dimensi serat, kedudukan aksial, kedudukan radial