KEMANDIRIAN DIREKTUR ANAK PERUSAHAAN DALAM MENJALANKAN PERUSAHAAN YANG DIDOMINASI INDUK PERUSAHAAN (Studi Kasus pada PT.X terhadap PT.P di Bali)
VIVI YANTY GURNING, Prof.Dr.Sulistiowati, S.H., M.Hum.
2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPerusahaan grup merupakan susunan induk dan anak-anak perusahaan yang berbadan hukum mandiri yang saling terkait erat. Induk perusahaan menjadi pimpinan sentral dengan kewenangan untuk mengendalikan anak-anak perusahaan bagi tercapainya tujuan kolektif perusahaan grup sebagai kesatuan ekonomi. PT.X merupakan induk perusahaan yang mengendalikan PT.P dalam bentuk dominasi. Adapun bentuk dominasi PT.X antara lain melalui pengangkatan direksi pada PT.P, mewajibkan pengurus PT.P selalu tunduk dan patuh terhadap kebijakan dan keputusan Bapak FH selaku Direktur Utama PT.X, dan menentukan jalannya operasional usaha yang harus dilakukan PT.P. Dengan demikian dapat dirumuskan permasalahan mengenai kemandirian direktur PT.P dalam menjalankan perusahaan yang didominasi oleh PT.X serta pertanggungjawaban PT.X terhadap kerugian yang diderita PT.P karena menjalankan instruksi PT.X. Penelitian hukum ini bersifat normatif-empiris yang menggabungkan penelitian kepustakaan dengan penelitian lapangan untuk menjawab masalah-masalah hukum. Dalam penelitian kepustakaan, tinjauan normatif dilakukan pada undang-undang, peraturan, dan didukung dengan tinjauan literatur pada buku, jurnal, dan makalah yang berkaitan dengan Perusahaan Grup. Selain itu, penelitian lapangan dilakukan dengan wawancara kepada responden. Data kemudian diolah dengan metode deskriptif-kualitatif untuk kemudian disimpulkan. Berdasarkan pembahasan penelitian ini, Penulis menyimpulkan bahwa hilangnya kemandirian yuridis direktur PT.P dalam menjalankan perusahaan karena dominasi sepenuhnya dari PT.X. PT.X turut bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh PT.P dengan menggunakan pendekatan prinsip piercing the corporate veil dengan alasan dominasi induk terhadap anak perusahaan. Untuk itu perlu pengaturan yang lebih kompleks mengenai perusahaan grup serta pertanggungjawaban induk perusahaan.
Group of Companies is a composition of the parent and subsidiaries are independent legal entities which are closely interrelated. Parent company becomes a central leader with authority to control the subsidiaries to the achievement of collective goals as a group company of economic unity. PT.X is the holding company that controls PT.P in the form of domination. The form of domination PT.X including through the appointment of directors in PT.P, required the management PT.P always submissive and obedient to the policies and decisions as President Director Mr FH PT.X, and determine the course of business operations that must be performed PT.P. Thus it can be formulated concerns regarding the independence of directors PT.P in running a company dominated by PT.X and accountability PT.X against losses suffered due to execute instructions PT.P PT.X. This normative law research that combines empirical literature research with field research to address legal problems. In the research literature, review the normative done on laws, regulations, and supported by a review of the literature on books, journals, and papers relating to the Group Companies. In addition, field research conducted by interviewing respondents. The data were processed with a descriptive qualitative method to then be concluded. Based on the discussion of this study, the authors conclude that the loss of independence of the juridical director PT.P in running the company for complete dominance of PT.X. PT.X be held liable for losses incurred by PT.P using the approach of the principle of piercing the corporate veil on the grounds parent domination of the subsidiaries. For that, we need a more complex arrangement of the group companies as well as the responsibility of the parent.
Kata Kunci : Independence, companies, subsidiaries