Laporkan Masalah

Alternatif kebijakan pemberdayaan nelayan di Kabupaten Kebumen

BUDIONO, Dr. Muhadjir Darwin

2003 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Kemiskinan merupakan fenomena sosial yang tejadi sebagai bagian dari proses pembangunan nasional di suatu Negara. Fenomena tersebut merupakan bagian dari dinamika sosial, di mana masyarakat miskin merupakan kelompok masyarakat yang memiliki berbagai macam keterbatasan terhadap akses sumberdaya yang mengakibatkan kerentanan. Berdasarkan argumentasi tersebut penelitian ini bertujuan untuk : a) Mengidentifikasi masalahmasalah yang dialami oleh nelayan di Kabupaten Kebumen; b) Melakukan seleksi dan evaluasi altematif kebijakan pemberdayaan nelayan di Kabupaten Kebumen ; dan c) Merekomendasikan alternatif kebijakan pemberdayaan nelayan yang paling efektif dan sesuai dengan kondisi nelayan di Kabupaten Kebumen. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif melalui proses analisa kebijakan. Teknik yang dipergunakan dalam pengumpulan data adalah observasi langsung guna mendapatkan data dan gambaran nil yang sebenarnya tentang permasalahan nelayan miskin, teknik komunikasi langsung dengan cara wawancarahnterview dengan responden, dan studi dokumentasi melalui arsiparsip pada kantor-kantor dan lembaga serta buku-buku teferensi guna mendapatkan kerangka teoritis untuk memahami konsep dan realita permasalahan. Data primer dihasilkan dari proses wawancara intensif dengan responden yang dipilih secara purposif sampling, di samping itu data dihasilkan pula dari data sekunder yang ada di berbagai instansi terkait dengan kebijakan pemberdayaan nelayan miskin. Analisa data yang dihasilkan melalui metode analisa kualitatif, sehingga analisa data menggunakan teknik interpretasi data, fakta dan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi problematis yang dihadapi masyarakat nelayan di Kabupaten Kebumen adalah masalah kemiskinan yang disebabkan oleh rendahnya tingkat kesejahteraan nelayan terutama nelayan kecil. Faktor penyebab utamanya adalah rendahnya tingkat pendapatan nelayan. Dan hasil analisa data maka rendahnya tingkat pendapatan disebabkan oleh rendahnya produktivitas nelayan yang merupakan substantive problemsnya. Rendahnya tingkat produktivitas disebabkan oleh a). Rendahnya akses permodalan, b). Rendahnya akses teknologi produksi dan pasca produksi, c). Rendahnya akses pemasaran dan d). Minimnya sarana dan prasarana TPI yang merupakan formal problems dari permasalahan nelayan. Analisa selanjutnya dengan menggunakan teknik forecasting dihasilkan masa depan kebijakan yang sekaligus merupakan alternatif kebijakan pemberdayaan nelayan di Kabupaten Kebumen. Altematif kebijakan tesebut adalah : a). Altematif Kebijakan Perkreditan untuk Nelayan Miskin; b). Altematif Kebijakan Peningkatan Kepadatan teknologi Produksi dan Pasca Produksi ; c). Alternatif Kebijakan Pembukaan Jaringan Pemasaran serta d). Alternatif Kebijakan Pembangunan sarana dan prasarana fisik TPI di Kabupaten Kebumen. Altematif kebijakan yang dihasilkan dari proses di atas bersifat kompetitif yang memerlukan proses pemilihan. Melalui analisis dengan metode Franklin Methodes dan Equivalent Alternative Methodes dihasilkan altematif kebijakan yang melalui proses analisis dengan perbandingan maupun dengn beberapa kriteria yaitu kriteria teknis, ekonomi dan finansial, politis dan administratif maka, alternatif yang direkomendasikan adalah Alternatif Kebijakan Pengem bangan Jaringan Pemasaran untuk diimplementasikan di Kabupaten Kebumen.

Poverty is a social phenomenon which is happened as the apart of nation buildings process in a country. The phenomenon is apart of social dynamics which the poor society is as a group of society who as many kinds of limitedness toward the acces of human resources that result is susceptibility. By the argumentation above this research intends : a) To identify the problems which are got by the fishermen in Kebumen regency; b) To select and evaluate the alternative of empowering policy of fishermen which is the most effective and appropiate with the fishermen’s condition in Kebumen regency. This research is done by qualitative methodes trough policy analysis process. The technique which used in collecting the data is direct observation to get the data and real illustration which is true about the problems of the poor fishermen, the direct communication technique by interview with the respondent, and documentation study by the archives at the offices and foundation and also reference books to get theoritical framework to understand the concept and real problems. The primary data are got from the intensive interview process with the respondents who are choosed pusposely sampling. The data are also got from secondary data in the connected instance with the poor fisherment development policy. The data analysis use the data interpreted technique, facts and information. The result of researceh indicated that the problems condition which are faced by fishermen society in Kebumen regency is poverty problems. It is caused by the lowness of fishermen prosperity especially the small fishermen. The main causal factor is the lowness of the fishemen’s income. From the data analysis result so the lowness of fishermen productivity as their substantive problems. The lowness of productivity is caused by : a) The lacks of modals acces, b) The lacks of production technology acces and post production, c) The lacks of marketing acces and d) The limited tools of TPI ( The Fisherman’s Service Place ) as the formal problem from the fishermen problems. The next analysis by using forecasting technique and got the future policy and it also as policy alternative the fishermen development in Kebumen regency. The policy alternatives are : a) Credit matters alternative policy for the fishermen ; b) The improvement of intensiveness technology production and post production policy alternative ; c) The developing in market network policy alternative and d) The developing tools of TPI ( The Fisherman’s Service Place ) in Kebumen regency. The policy alternatives is a competitionally that have been choice. Trough analysis by using Franklin Methods and Equivalent Alternative Methods gained the alternative policy and next, it is analyzed trough some criterias they are : technical criteria, economic and financial criteria, administrative and politic criteria. The Recomendation is The Developing in market network policy alternatives to implementation in Kebumen regency. - X

Kata Kunci : Kebijakan Pemerintah Daerah Tk II,Nelayan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.