Pola Penggunaan Antipsikotik Pada Pasien Skizofrenia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta Tahun 2014
VANDA DWIKA PERMATASARI, Woro Harjaningsih, Sp. FRS., Apt.
2016 | Skripsi | S1 FARMASISalah satu masalah dalam kesehatan jiwa yang paling sering ditemui kejadiaanya adalah skizofrenia. Skizofrenia merupakan gangguan psikis, untuk itu pengobatan yang utama diberikan adalah antipsikotik. Penggunaan antipsikotik yang sesuai dengan algoritma secara patuh diindikasikan dapat mengurangi gejala positif atau negatif pasien skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien dan pola penggunaan obat antipsikotik yang diberikan pada pasien skizofrenia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta tahun 2014 Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan rancangan non-eksperimental (deskriptif). Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dari HIS (Hospital Information System) yaitu sistem informasi manajemen Rumah Sakit Grhasia yang berbasis server. Data diambil pada bagian rekaman data penjualan obat/ peresepan dokter untuk pasien dengan diagnosis utama skizofrenia yang mendapatkan terapi antipsikotik di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta tahun 2014. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah berdasarkan karakteristik pasien secara umum dan pola penggunaan antipsikotik. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan antipsikotik yang paling sering diresepkan dokter jiwa Grhasia adalah kombinasi dua obat (tipikal-atipikal) yaitu haloperidol-klozapin (42,6%). Dosis penggunaan antipsikotik tipikal dan atipikal terbanyak berturut-turut adalah haloperidol 5mg/hari (22,2%) dan risperidon 4mg/hari (31,41%). Pola penggunaan antipsikotik yang diberikan pada masing-masing pasien, kebanyakan tidak mengalami perubahan obat maupun dosisnya. Pola penggunaan antipsikotik yang diresepkan satu kali perubahan paling banyak adalah yang diganti menjadi bentuk kombinasi dua obat (klorpromazin-haloperidol diganti menjadi haloperidol-klozapin) selama selang waktu 1 minggu yaitu sebesar 15,9%. Pola penghentian antipsikotik terbanyak adalah yang dihentikan secara langsung tanpa dilakukan penurunan dosis terlebih dahulu (15,2%). Obat lain yang paling sering dikombinasikan dengan antipsikotik adalah antiparkinson (triheksilfenidil) yaitu sebesar 70,1%
One of the frequently encountered mental health is schizophrenia. Schizophrenia is a mental disorder, for the treatment of major award is an antipsychotic. The use of antipsychotics in accordance with the algorithm obediently reducing positive or negative symptoms of schizophrenic patients. The research aims to describe patient characteristics and patterns of use of antipsychotic drugs given to patients with schizophrenia inpatient Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta 2014. This research use non-experimental design (descriptive). The data collection is done retrospectively from HIS (Hospital Information System), that is a server-based management system information of Grhasia Hospital. Data taken on the drug sales data recording / prescribing a doctor for patients with a primary diagnosis of schizophrenia who received antipsychotic in therapy inpatient Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta in 2014. The data that have been collected are processed based on patient characteristics generally and patterns of use of antipsychotics. The result showed that the use of antipsychotics most commonly prescribed a doctor Grhasia soul is a combination of two drugs (typical-atypical), that is haloperidol-clozapine (42,6%). Dose of typical and atypical antipsychotics most row is haloperidol 5mg/day (22,2%), and risperidone 4mg/day (31,41%). The pattern of use of antipsychotics which given to each patient, mostly unchanged drug and dosage. The usage patterns antipsychotic prescribed one change most is changed to a combination of two drugs (chlorpromazine-haloperidol changed to haloperidol-clozapine) during an interval of one week is equal (15,2%). Drug most commonly combined with antipsychotics is antiparkinson (trihexyphenidyl) that is equal to 70,1%
Kata Kunci : Antipsikotik, Pola Pengobatan, RSJ Grhasia, Skizofrenia