Laporkan Masalah

PERSEPSI MASYARAKAT KEPESISIRAN KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL TERHADAP PEMBANGUNAN JALUR JALAN LINTAS SELATAN (JJLS) DI KABUPATEN BANTUL

TRI NOFITASARI, Drs. H.B.S. Eko Prakoso, M.SP.

2016 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pembangunan fisik dan non fisik bertujuan untuk mengembangkan wilayah dan mensejahterakan masyarakat. Aspirasi masyarakat, pendapat, dan harapan dari masyarakat sangat penting guna menjadi pertimbangan dalam keberlanjutan sebuah pembangunan. Lokasi pembangunan Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang melalui Kecamatan Sanden dengan kondisi sosial ekonomi yang berbeda-beda menjadikan keberagaman akan persepsi dan harapan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk a) mengetahui persepsi masyarakat, b) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat dan c) mengetahui harapan masyarakat. Penelitian ini menggunakan kombinasi dari dua metode yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis kebijakan pemerintah, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Metode kuantitatif digunakan untuk mengukur persepsi masyarakat dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner yang selanjutnya diolah menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya persepsi masyarakat kepesisiran Kecamatan Sanden secara keseluruhan tidak ditentukan oleh faktor-faktor penentu seperti jarak tempat tinggal, usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan responden. Pemerintah sangat mendukung pembangunan JJLS dengan membuat regulasi khusus untuk pengembangan kawasan pesisir selatan Kabupaten Bantul. Sementara itu, hasil penelitian terkait persepsi masyarakat yaitu pemerintah perlu untuk menambah keterlibatan masyarakat dalam pembangunan dan intensitas sosialisasi terhadap masyarakat yang tidak hanya dilakukan untuk masyarakat yang terkena dampak langsung dari JJLS.

Physical and non physical development aims to develop the region and the public welfare. Aspiration of the public, perception, and societal expectations are very important to the consideration of sustainable development. Construction site south lane road traffic (JJLS) through Sanden with difference socio-economic condition makes diversity of perceptions and societal expectations. Therefore, this research aims to a) determine the public perception, b) identify the factors that influence the perception and c) explain expectations of society towards the development. This research using a combination of quantitative and qualitative methods. Qualitative methods were used to analyze the goverment’s policy with the technique of data collection through in indept interview and observation. Quantitative methods were used to measure public perception with technique of data collection through to questionnaires and then processed using SPSS. The results of this resarch indicate that public perception of Sanden coastal is not determined by the determining factors such as the distance of residence, age, gender, education level and occupation of respondents. The government gives many supports to JJLS development by makes special regulation for the development of coastal region south of Bantul District. Meanwhile, based on the results of research related to public perception are the government needs to increase community participation and involvement intensity of socialization in the development process to the community as a whole not just those directly affected.

Kata Kunci : persepsi, kepesisiran, pembangunan, JJLS, Kecamatan Sanden

  1. S1-2016-313747-abstract.pdf  
  2. S1-2016-313747-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-313747-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-313747-title.pdf